Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Peradilan    
Kekerasan terhadap Wartawan
Tuntutan JPU Dituding Jauh dari Keadilan, Kejari Kaur Kembali di Unjuk Rasa
2019-08-14 11:48:14
 

Suasana saat unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kaur Bengkulu.(Foto: BH /aty)
 
KAUR, Berita HUKUM - Puluhan massa pada, Selasa (13/8) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri kabupaten Kaur, Bengkulu guna menuntut keadilan, yang dituding menegakkan hukum tajam kebawah tapi tumpul keatas.

Menurut Koordinator unjuk rasa yakni Aprin T Yanto mengatakan bahwa, "Kejaksaan Negeri Kaur dalam melakukan penuntutan terkait kasus Penganiyaan terhadap wartawan media online yang bertugas di Kabupaten Kaur, pelakunya hanya dituntut 2 bulan dengan pasal 351 KUHP," ungkap Aprin, Selasa (13/8).

Aprin juga menyayang salah-satu alasannya karena JPU Kejaksaan Negeri Kaur mengaku menuntut 2 bulan adalah pelaku karena kooperatif saat persidangan. Padahal, menurut Aprin saat persidangan pelaku HP berbohong dengan Majelis Hakim ketika ditanya "apakah Henro Pratama (HP) sudah pernah bertemu dengan korban?, dengan jawaban "belum pernah."

Sehingga, walau akhirnya HP mengaku sudah pernah bertemu korban terkait ketidak senangan dengan korban Aprin yang memberitakan di Media; adanya pertanyaan pembuatan Rumah Dinas baru Bupati Kaur mencapai puluhan milyar tapi sudah mengalami kerusakan. "Artinya dari sisi kooperatif dari mana kebohongan tersebut," tanya Aprin, yang juga Aprin sekaligus sebagai korban penganiyaan oleh tersangka Henro Pratama tersebut.

Aprin juga mempertanyakan saat unjuk rasa yakni "apa yang menjadi dasar hukum Kejaksaan menuntut pelaku sebagai orang dekat Bupati Kaur itu..?, semestinya JPU melakukan pendalaman terhadap semua materi berkas dari Kepolisian," jelas Aprin.

"Jangan hanya masyarakat kecil yang jadi Tersangka, lantas dilakukan penegakkan hukum sangat ketat," cetus Aprin.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Kaur Doglas terkait kasus Penganiyaan tersebut mengatakan bahwa, "pihak Kejaksaan sudah melakukan penuntutan secara prosedur, dan tidak ada keberpihakan kemana saja, akan tetapi kalau untuk memuaskan segala pihak kejaksaan bukanlah alat pemuas "kata Doglas saat ditemuwi diruang kasat intel Kejari Kaur.

Terkait penegakkan hukum yang terkesan lamban, Kejari Kaur sudah berupaya semaksimal mungkin tapi dengan keterbatasan personil yang bada menjadikan dalam penanganan laporan yang masuk harus antri terdahulu," pungkas Doglas.

Sebagaimana diketahui, saat bulan suci Ramadhan lalu, salah satu wartawan Media Online di wilayah kerja di kabupaten Kaur bernama Aprin T Yanto, SE (36) pada, Selasa (14/5/2019) lalu, sekira pukul 12:02 WIB dibogem sebanyak 2 kali oleh oknum yang diduga kuat sebagai ajudan Bupati Kaur Gusril Pausi yang bernama Hendro Pratama, kejadian tepatnya di kantor Pemda lantai 3 pada ruang tunggu Bupati Kaur, saat korban tersebut meminta izin untuk bertemu Bupati Kaur.(bh/aty)




 
   Berita Terkait > Kekerasan Terhadap Wartawan
 
  Polisi Usir dan Intimidasi Wartawan Saat Liput Kericuhan Demo
  IJTI Sulsel Kecam Kekerasan Polisi Terhadap 3 Jurnalis
  PPWI Kecam Keras Upaya Pendzaliman terhadap Wartawan
  Suami Ria Panjatangi Terdakwa Kasus Penipuan Ancam Wartawan
  Diduga Rampas Kemerdekaan, Komunitas Jurnalis Riau Menyatakan Sikap Serta Laporkan Kejari dan Kejati Riau Kepada Kejagung RI
 
ads1

  Berita Utama
Polda Metro Jaya Beberkan Hasil Pengungkapan Narkotika Ganja Total 1,3 Ton

PN Jakarta Pusat Paling The Best

Gerindra-PKS Sepakati Nama Cawagub, Anies Siap Teruskan Ke DPRD DKI

Pasangan Suami Istri Ini Berhasil Gasak 100 Motor Sejak 2018

 

ads2

  Berita Terkini
 
Polisi Tangkap 6 Pelaku Kasus Ekploitasi dan Perdagangan Anak Dibawah Umur

Soal Narasi 'Kriminal', Menkumham Yasonna Laoly Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok

Polda Metro Jaya Beberkan Hasil Pengungkapan Narkotika Ganja Total 1,3 Ton

PN Jakarta Pusat Paling The Best

Bupati Indra Yasin Siapkan Anggaran 1,5 Milyar Untuk Polres Gorut

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2