Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Wanita Emas
Viral! Video 'Wanita Emas; Dituduh Tabrak Mobil Anggota TNI
2020-07-29 11:52:53
 

Anggota TNI yang beradu argumen dengan 'Wanita Emas'.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA,Berita HUKUM - Perselisihan terjadi antara seorang anggota TNI dengan politikus sekaligus pengusaha, Hasnaeni alias 'Wanita Emas'. Hal ini berlangsung setelah kendaraan yang ditumpangi Hasnaeni, dituduh menabrak mobil anggota tersebut.

Rekaman video perseteruan kedua pihak beredar luas di grup WhatsApp, maupun sejumlah media sosial. "Dia (anggota TNI) tiba-tiba memarahi sopir mobil saya yang masih keponakan saya, sambil mengatakan bahwa mobilnya ditabrak oleh mobil saya," kata Hasnaeni, Rabu (29/7).

Awalnya, kedua kendaraan tengah terparkir di sekitar Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/7) malam. Hasnaeni dan rombongan kala itu tengah makan di sebuah restoran.

Seusainya, mereka pergi dari rumah makan. Namun saat mobil Toyota Alphard Hasnaeni hendak keluar area parkir, kendaraan itu dituding menabrak mobil Honda Brio milik anggota TNI tersebut. "Dia tiba-tiba bentak sopir saya dengan nada tinggi. Sampai sopir saya kaget ketakutan," ujar Hasnaeni.

"Dia juga sempat ancam pukul dan bentak-bentak saya. Mobil saya pun digedor-gedor, saya sampai ketakutan. Saya hanya takut kalau dia anggota TNI sungguhan, dia cabut pistol, lalu tembak kami," imbuhnya.

Mobil Hasnaeni disebut menabrak bagian belakang kanan kendaraan anggota TNI yang mengenakan kaos loreng dan celana dinas itu. Anggota itu sempat menunjukkan buktinya. Namun wanita yang pernah mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta itu, menolak dituduh demikian.

"Saya nggak yakin bahwa sopir saya melakukan kelalaian menabrak mobil tersebut. Mobil saya itu sudah komputerisasi semua, kalau nabrak, pasti bunyi alarm-nya," ungkapnya.

Hasnaeni pun sempat mengajak anggota TNI tersebut ke kantor polisi terdekat. Tujuannya untuk menyelesaikan masalah, dengan sudut pandang penegak hukum atau pihak ketiga.

Tapi anggota TNI tersebut dikatakan Hasnaeni menolak. "Dia nggak mau, akhirnya mobil anggota TNI itu lalu jalan dan tidak ada damai di antara kami," jelas Hasnaeni.

Merasa dirugikan dan trauma, Hasnaeni pun berencana melaporkan peristiwa itu ke polisi militer dan Polda Metro Jaya. Sehingga oknum tersebut bisa diberikan sanksi. "Juga akan kita adukan ke Komnas Perlindungan Perempuan," tandas Hasnaeni.(bh/mos)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Tangerang Banyak Kejanggalan, Perlu Diinvestigasi Mendalam

Hasto Atmojo Harapkan Para Tersangka Kasus Djoko Tjandra Bersedia Menjadi Saksi JC

Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19

BNN Tangkap Oknum Anggota DPRD Palembang, Sita 5 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Tangerang Banyak Kejanggalan, Perlu Diinvestigasi Mendalam

Optimalkan Arus Lalin di Jalan Inspeksi Kalimalang, Satlantas Polres Metro Bekasi Siapkan Hal Ini

Kemendagri Ajak Bacalon Kepala Daerah, Parpol dan Timses Gelorakan Gerakan Pilkada Sehat 2020

Kapolres Madiun Silaturahmi ke Lanud Iswahjudi, Tingkatkan Sinergi TNI - Polri

Advokat Hartono Tanuwidjaja Melaporkan Dirut PT Bandar Bakau Jaya Ke Polda Banten

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2