JAKARTA, Berita HUKUM - Kain nusantara merepresentasikan kekayaan intelektual sentries Indonesia dalam sudut pandang kesukuan, alur corak guratan motif pada tiap kain, sering mendefinisikan philosophy yang bercerita tentang kearifan local. Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM mencoba menyuarakan local sentries Indonesia yang tergambar pada gurat corak kain kepada dunia melalui generasi perupa kain kini.
Lembaga Layanan Pemasaran dan UKM dengan bangga mempersembahkan buah karya 14 desaigner batik Indonesia dalam peraggan busana bertajuk ‘Pesona Kain Nusantara’. Pemilihan tema ini didasarkan pada fluktuatif penyerapan pasar dimana hasilnya, pada tahun kinerja 2012, kelompok UKM produsen batik dan perlengkapan mendominasi omset penjualan, sebanyak 56,53%.
Tujuan terlaksananya Pesona Kain Nusantara, agar masyrakat umum khususnya buyers mengenal lebih dalam tentang Smesco UKM, lebih mengenal jenis produk yang dimiliki Smesco dan mengajak masyarakat untuk mengapresiasi UKM Indonesia dengan memiliki produknya.
Sebanyak 14 desainer batik dan kain telah siap mementaskan buah karya yang diusung dalam sejuta pesona, diantaranya ikut terlibat;
• Ibu Endi dengan brand Nila Kandi mendesign Batik Bali
• Ibu Siu Bie dengan brand Zorak mendesign Batik Bali
• Kain Tembayat untuk design Batik Nuansa Alam
• Ibu Rini Suwardi mendesign Batik Madura karya Ibu Maimunah
• Ibu Manohara mendesign Batik Betawi karya Ibu Emma
• Bapak Erdan mendesign Batik Jawa Tengah karya Wirokuto
• Bapak Danny Satriadi mendesign Batik Jawa Barat karya Jaya Abadi
(bhc/prl/rat)
|