BANDA ACEH, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar roadshow Festival Film Antikorupsi atau Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2015. Kali ini, sebanyak 1.350 pengunjung memadati kegiatan yang digelar di Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh pada Rabu pekan lalu (1/4) lalu.
Dalam acara itu, dihadiri oleh Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja, sutradara Ary Nugroho, serta dua sutradara pemenang dan finalis ACFFest 2014, yakni Mulyantojoyo, sutradara film “Jumrah”, dan Destri Tsurayya, sutradara film “Penghulu”.
Menurut Adnan, pemberantasan korupsi akan berhasil jika mayarakat berperan aktif dalam gerakan membangun kesadaran untuk menciptakan perubahan sosial. “Masyarakat dapat menggunakan film sebagai media edukasi dan juga kampanye untuk menyuarakan pesan antikorupsi,” katanya. Karenanya, KPK dalam tiga tahun terakhir, mengoptimalkan betul medium film sebagai salah satu strategi kampanye antikorupsi.
Sementara itu, Mulyantojoyo mengungkapkan pengalamannya saat memproduksi film Jumrah, yakni cuaca yang tak bersahabat dan tak memungkinkan untuk dilakukannya proses syuting. Bagaimana dengan perizinan yang kerap dianggap rumit?
“Kalau perizinan film mudah karena niat awalnya adalah menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk berani melakukan perlawanan terhadap korupsi di sekitarnya,” ujarnya.
Kegiatan yang mengusung tema “Make Your Mov!e” ini selanjutnya akan mengkompetisikan film yang diproduksi pada 1 Januari 2014 hingga 5 Oktober 2015. Banda Aceh merupakan kota kelima setelah Jakarta, Yogyakarta, Solo dan Surabaya.
Pada ACFFest 2015, sejumlah kategori yang dikompetisikan antara lain film fiksi, film dokumenter, video jurnalisme warga (citizen journalism), iklan layanan masyarakat (public service announcement/PSA) dan film animasi. Seluruh kategori ini terbuka untuk pelajar dan umum.
Selain kompetisi film, ACFFest 2015 juga menggelar kompetisi ide cerita film dari kategori yang ada. Peserta yang terpilih, akan mendapatkan apresiasi dalam bentuk dukungan produksi dan pendampingan proses produksi oleh praktisi perfilman, sekaligus diikutsertakan sebagai peserta ACFFest 2015.
Festival yang telah digelar selama tiga tahun terakhir ini, telah menunjukkan partisipasi yang menggembirakan. Pada ACFFest 2013, terdapat 181 peserta, dan melonjak pada 2014 sebanyak 333 peserta.(kpk/bh/sya) |