JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua harian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), M. Rusdi menyampaikan InsyaAllah sebanyak 50 ribu massa KSPI bakal hadir ke stadion GBK Senayan Jakarta besok, guna menghadiri dan memeriahkan kampanye akbar pemenangan capres/ cawapres no urut 02 pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada Minggu 7 April 2019 di GBK esok.
Seperti diketahui semenjak 1 Mei 2018 lalu, saat 'MayDay' di Senayan, KSPI dengan Capres RI 2019 - 2024 Prabowo, "telah menandatangani kontrak politik 'Sepuluh tuntutan Buruh dan Rakyat' yang disebut SEPULTURA," demikian utara Rusdi saat konferensi pers berlangsung di Jakarta pada, Rusdi, Sabtu (6/4).
"Soalnya, base upah buruh KSPI tetap menolak PP nomor 78 tentang upah pekerja dirasa kurang layak memenuhi kebutuhan hidup kini."
Lihat saja, ungkapnya, "kini toko-toko banyak yang tutup, baik Hero gerai Sevel (seven eleven) dan lain-lain banyak tutup. Hingga banyak pekerjanya dirumahkan.
Konferensi pers kali ini turut dihadiri Sekjen KSPI M.Rusdi beserta beberapa pemimpin buruh lain, seperti Sabda Pranawajati, Mirah Sumirat ASPEK Indonesia, Winarso SPMI, Idris, Bung Andre ketua DPD SPN DKI Jakarta digelar di hotel Mega Proklamasi jalan Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat.
M. Rusdi juga memberikan penjelasan perihal tentang kesiapan 50 ribu buruh. Dirinya juga turut menerangkan mengenai hasil survei KSPI di sejumlah 140 kota industri, "hasilnya menyebutkan bahwa sebanyak 70% buruh memilih Capres Prabowo Subianto, sebagai pasangan calon presiden no urut 02.," jelasnya.
"Sikap serikat pekerja SPN sebagai afiliasi KSPI yang mendukung capres Prabowo Subianto," ungkapnya menambahkan.
Selanjutnya perwakilan buruh memberikan penjelasan singkat perihal "long march" jalan kaki Surabaya - Jakarta, massa buruh dalam rangkaian sosialisasi pemenangan Prabowo - Sandi.(bh/mnd) |