Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
59 Personel Tim Medis TNI Dikerahkan ke Pulau Wetar
2016-02-12 13:38:34
 

Tim Bansos TNI Misi Pelayanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terluar Pulau Lakor NTT, Pulau Moa dan Leti Maluku dibawah pimpinan Kapuskes TNI.(Foto: Istimewa)
 
MALUKU, Berita HUKUM - Tim Bantuan Sosial (Bansos) TNI Misi Pelayanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terluar wilayah Indonesia dibawah pimpinan Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS selaku Dansatgas Bansos danWaaster Panglima TNI Brigjen (Mar) TNI Gatot Triswanto selaku Wadan Satgas Bansos, usai mengunjungi Pulau Lakor NTT, Pulau Moa dan Leti Maluku, beberapa waktu lalu tiba di Pulau Wetar, Maluku.

Misi Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan di Pulau Terluar Indonesia tersebut, sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, usai melakukan kunjungan ke beberapa Pulau Terluar di wilayah Indonesia bagian Timur. Tim Kesehatan TNI yang datang menggunakan KRI dr.Soeharso-990 dengan Komandan Kapal Letkol (P) Ashari Alamsyah adalah perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Setibanya di Pulau Wetar dengan jumlah penduduk 1.500 orang, sebanyak 59 personel Tim Medis Kesehatan TNI dikerahkan ke lokasi dan mulai mendata serta menerima pasien yang akan berobat. Jumlah pasien yang mendaftar sebanyak 423 orang, antara lain 259 orang Poli Umum, 3 (tiga) orang Bedah Minor, 117 orangSpesialis, 17 orang Bedah, 29 orang Poli Gigi, 16 orang THT, 14 orang Bedah Umum, 26orang Poli Penyakit Dalam, 1 (satu) orang Poli Spesialis Syaraf, 70 orang Poli Spesialis Anak dan 5 (lima) orang Poli Kulit. Kegiatan ini sekaligus memberikan bantuan obat-obatan kepada Puskesmas Ilwaki, Kecamatan Wetar, Kabupaten Maluku Barat.

Kasdam XVI/Patimura Brigjen TNI Bambang Taufik yang turut serta dalam kegiatan tersebut mengatakan, dalam rangka menjaga stabilitas di wilayah KodamXVI/Patimura, atas petunjuk Panglima TNI, seluruh pulau yang terdepan ini akan ditempati oleh organik Kodam XVI/Patimura yang sekarang lagi melaksanakan pratugas, sehingga nanti di setiap pulau ditempati oleh prajurit yang bisa membantu kesulitan masyarakat.

"Dengan adanya personel TNI di setiap pulau, sehingga jalur Kepulauan Maluku di wilayah selatan bisa menjadi lebih terkontrol, dan jalur lautnya bisa lebih lancar. Personel TNI bisa dikerahkan untuk menolong pengiriman logistik tentunya dengan menggunakan Kapal TNI Angkatan Laut dan membantu Kodam XVI/Patimura untuk menempatkan pasukan di setiap pulau terluar," ujar Brigjen TNI Bambang Taufik.

Lebih lanjut Kasdam XVI/Patimura menyampaikan bahwa, masyarakat sebetulnya mengharapkan pulau-pulau terdepan ini sama dengan pulau-pulau yang ada di Indonesia lainnya, sedangkan untuk transportasi di Pulau Wetar ini kapalnya hanya satu bulan sekali datang, mereka berharap bisa lebih meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat tentunya melalui Pemerintah dan Provinsinya, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, itu harapan masyarakat dan mereka sangat bersyukur dengan kehadiran Bhakti Sosial Kesehatan.

"Kesulitan yang ada pada masyarakat dan disampaikan kepada Satgas, sehingga bisa ditindak lanjuti untuk bisa disampaikan baik kepada internal TNI sendiri maupun kepada pejabat- pejabat di pemerintahan daerah provinsi. Camatnya ada di pulau ini sementara penduduknya beda tempat, akan tetapi kendalinya yang cukup panjang. Diharapkan, dengan kehadiran hasil dari pada Bhakti Sosial TNI ini bisa lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat dan juga kesehatannya, dan pendidikannya sehingga dapat dirasakan mereka hasilnya," pungkas Brigjen TNI Bambang Taufik.

Sementara itu, Ester Baker Makena salah satu pasien yang berasal dari masyarakat Wetar dan tinggal di Saus Tuton Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengucapkan terima kasih kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI), karena bisa datang ketempat mereka untuk memberikan pelayanan pengobatan, yang selama ini mereka tidak pernah merasakan penanganan yang sangat lengkap dan ditanganilangsung oleh dokter. "Agar kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan, karena di desa mereka sama sekali tidak ada pengobatan seperti yang dilaksanakan oleh TNI seperti sekarang ini," harapnya.(tni/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2