Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Import Daging
9 Mobil LHI dan Fathanah Dipindahkan KPK ke Jakarta Barat
Thursday 11 Jul 2013 02:40:36
 

Tampak 4 mobil Ahmad Fathanah.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP mengatakan KPK telah memindahkan sembilan mobil sitaan yang diduga hasil pencucian uang dari terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dan koleganya Ahmad Fathanah.

"Kemarin kami pindahkan ke Rupbasan, sekitar pukul 22:00 WIB," ujar Johan pada press conferencenya di kantornya, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (10/7).

Johan menambahkan, ke 9 mobil tersebut, dipindahkan dari KPK ke kantor Rumah Penyimpanan Benda Barang Sitaan (Rupbasan) Klas I Jakarta Barat dan Tangerang yang berlokasi di Jl. TMP Taruna No. 41, Jakarta Barat.

"Pemindahan tersebut berkaitan dengan tempat penyimpanan di KPK yang kurang dan soal perawatan," jelas Johan.

Berikut 6 mobil yang diduga terkait TPPU Luthfi Hasan:

1. Mazda X-9 berplat nomor B 2 MDF
2. VW Carravel Hitam berplat nomor B 948 RFS
3. Nissan Navara berplat nomor B 9051 QI
4. Toyota Alphard warna hitam berplat nomor B 147 MSI
5. Toyota Alphard warna putih berplat nomor B 53 FTI
6. Toyota JF Cruiser berplat nomor B 1330 SZZ.

Sedangkan untuk 3 unit mobil mewah terkait pencucian uang Ahmad Fathanah yakni:

1. Toyota JF Jeep Cruiser berplat nomor B 1340 TJE
2. Mercedez Sport berplat nomor B 8749 BS
3. Mitsubishi Pajero Sport berplat nomor B 1074.(bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Kasus Import Daging
 
  MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
  Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
  Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
  Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
  Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2