Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Sandiaga Uno
APKLI Apresiasi Tekad Sandiaga Uno Entaskan PKL dari Marjinalisasi
2016-03-19 09:02:06
 

Ali Mahsun Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia.(Foto: BH/bar
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pedagang kaki lima (PKL) merupakan bagian tidak terpisahkan dari tata perekonomian rakyat dan bangsa Indonesia. Demikian juga dalam konfigurasi perekonomian nasional.

"Semisal, tanpa keberadaan PKL, produsen teh botol akan gulung tikar karena lebih dari 90% yang menjual teh botol adalah PKL," tegas Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) dr. Ali Mahsun, M. Biomed di Jakarta pada, Jumat Malam (18/3).

Demikian juga, lanjutnya, produk dan kebutuhan masyarakat lainnya. Oleh karena itu, PKL harus ditata, diberdayakan dan didorong naik kelas, bukan sebaliknya, digusur semena-mena. APKLI tidak pernah lelah terus mendorong Pemda seluruh Indonesia, tidak terkecuali Pemprov DKI Jakarta mulai menata PKL, dan sudahi keberpihakan kepada pengusaha besar atau kongsi kapitalis multinasional.

"Walau belum cukup, APKLI memberikan apresiasi atas tekad Sandiaga Uno, Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta yang akan mengentaskan PKL dari marjinalisasi sistem perekonomian Jakarta," ungkap Ali Mahsun.

Karena, menurutnya, tekad tersebut akan sia-sia tatkala tidak dikonkritkan dalam wujud Perda DKI Jakarta tentang penataan dan pemberdayaan PKL berlandaskan Perpres RI 125/2012. Karena nasib dan masa depan PKL tidak akan berubah, siapapun yang jadi Gubernur DKI Jakarta tanpa keberadaan Perda tersebut.

"PKL, wis kapok banget dan tidak butuh janji-janji manis. PKL juga sangat alergi terhadap Calon Gubernur DKI Jakarta Pemberi Harapan Palsu (PHP) sebagaimana pada Pilkada DKI Jakarta 2012," sindirnya.

APKLI tidak akan biarkan PKL alami nasib yang sama pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Habis manis sepah dibuang, habis mengantarkan jadi Gubernur dan Wagub DKI Jakarta Pilkada 2017, tak lama kemudian PKL digusur semena-mena dengan sangat kejam, ungkap Ali Mahsun, "Sekali lagi, APKLI takkan biarkan hal tersebut terulang kembali dialami 500 ribu PKL se-DKI Jalarta," tutup Ali.(bh/bar)



 
   Berita Terkait > Sandiaga Uno
 
  Dukungan ke Sandiaga Uno Terus Mengalir, 500 Ribu PKL Haramkan Pilih Ahok
  Sandiaga Uno Beberkan Insting Politik Prabowo
  Survei: Perlahan Popularitas Sandiaga Uno Dekati Ahok
  Nah, Sandiaga Uno Mengaku Dapat Ancaman dari Pengusaha Kelas Kakap
  Sandiaga Uno Bandingkan Dirinya dengan Yusril dan Sjafrie
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2