Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kecelakaan Mobil
Akibat Rem Blong, Bus Hantam Pengguna Jalan Hingga Meninggal
Friday 03 May 2013 17:14:34
 

Suasana setelah kejadian kecelakaan, Jumat (3/5).(Foto: Ist)
 
SEMARANG, Berita HUKUM - Kecelakaan lalu lintas yang tidak sedikit membuat nyawa manusia melayang, sekitar 3 jam lalu kembali terjadi di jalan DR Wahidin, Semarang.

Penyebabnya sebuah Bus penumpang (Bus Nugroho) tengah meluncur kencang di jalan DR Wahidin, daerah tanah putih, Semarang, melaju dengan kecepatan kencang.

Hingga akhirnya karen rem blong, tak ayal menabrak 3 mobil avanza, 2 honda jazz, dan 1 sedan accord, serta puluhan motor.

"Sopir dan kernetnya kabur kak," kata sumber Pewarta BeritaHUKUM.com, Jumat (3/5). Akibat dari malapetaka lalu lintas ulah dari kelalaian ini, menyebabkan 10 orang meninggal dunia di tempat termasuk anak sekolah.

Berikut beberapa nomor plat kendaraan bermotor yang menjadi korban dari Bus Nugroho: H 1574 AD, H 7026 KA, H 9435 EA, H 9351 UL.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Kecelakaan Mobil
 
  Livina Terbakar di Tol, Pengemudi Tewas Terpanggang
  Metromini Dihajar Kereta Api
  Mobil Box Terbalik di Depan Mabes TNI
  Akibat Rem Blong, Bus Hantam Pengguna Jalan Hingga Meninggal
  Sopir Juke Maut Anak Kolonel, Polisi Tidak Takut
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2