Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    

Akibat Saluran Irigasi Rusak, Banjir Rendam Ratusan Rumah
Monday 27 Feb 2012 22:02:35
 

Banjir memaksa sebagian warga mengungsi (Foto: BeritahUKUM.com/EKO)
 
BEKASI (BeritaHUKUM.com) – Warga yang bermukim RT 002/001 Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meminta kepada Pemkab Bekasi untuk memperbaiki saluran irigasi atau gorong-gorong di Kali Ulu. Hal ini terkait dengan banjir yang melanda kawasan itu pada Minggu (26/2) kemarin, yang memaksa 300 kepala keluarga terpaksa mengungsi.

"Banjir merendam rumah kami pada Minggu (26/2) pukul 18.00 WIB hingga Sebin (27/2) pukul 04.00 WIB. Ketinggian air berkisar 50-80 sentimeter. Banjir itu akibar Pemkab Bekasi hingga tidak juga melakukan perbaikan saluran irigasi di kali Ulu," kata Suhardi, seorang warga setempat yang ditemui BeritaHUKUM.com.

Menurut dia, saluran irigasi yang rusak itu merupakan persoalan utama selama ini, sehingga saat hujan deras melanda, rumah warga yang berada di dekat kali tersebut, langsung terendam banjir. “Perbaikan belum pernah dilakukan sama sekali, hanya pernah dilakukan perapihan di kanan dan kiri tanggul. Apalagi rencana pelebaran sungai seluas 1,5 meter belum juga terealisasi," tutur dia.

Untuk itu, lanjut dia, Kali Ulu perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya, jika tidak diperbaiki dikhawatirkan banjir di wilayah tersebut akan terus terjadi." Kami terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Kami berharap Pemkab Bekasi segera memperbaiki kali Ulu, agar masalah banjir ini segera teratasi,” tandasnya.

Sementara itu, banjir juga merendam perumahan Vila Mutiara Jaya di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Warga dari belasan RT yang berada di perumahan tersebut, terpaksa mengungsi dan baru kembali ke rumah mereka dini hari, setelah surut. Sedangkan di Kecamatan Cikarang Barat, banjir setinggi 30-50 sentimeter juga merendam dua desa. Namun, mereka masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing.(eko)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2