Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kamerad
Aksi Demo KAMERAD Tuntut Bareskrim Makin Ganas dan Berani
Wednesday 23 Dec 2015 11:32:21
 

Tampak suasana aksi demo Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD) pada Selasa siang (22/12).(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekerumunan massa berjumlah puluhan orang yang mengatasnamakan dari Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD) pada hari Selasa siang (22/12) menggelar aksi unjuk rasa yang meminta agar Komjen Pol. Anang Iskandar, KaBareskrim mengusut kasus Pelindo II dan makin ganas dan berani mengusut kasus-kasus. Aksi Unras awalnya dilangsungkan di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), namun selanjutnya diarahkan untuk pindah lokasi ke depan gedung Museum Polri, jalan Trunojoyo, Jakarta.

Mereka menuding adanya kemandulan Bareskrim yang dianggap bermula dari kasus R.J Lino, karena soalnya sewaktu masa Komjen Pol. Budi Waseso selaku Kabareskrim dahulu sudah melakukan penggerebekan. Tapi ternyata sudah melewati masa berbulan-bulan tidak jadi 'tersangka'. Haris Pertama selaku Koordinator Presidium Kamerad merasa bahwa, "sejauh ini tidak ada kasus yang berhasil diungkap oleh Komjen Pol. Anang Iskandar serta tidak ada kinerja yang patut diacungi jempol. Sehubungan dengan kasus yang sebelumnya berhasil diungkap Kabareskrim sebelumnya dianggap mandeg di Kabaresktim Mabes Polri," ungkap Ketum Kamered tersebut.

"Tuntutan KAMERAD yakni menuntut agar Komjen Pol. Anang Iskandar mundur dari jabatannya, Bareskrim mengusut kasus Pelindo II, Kemudian menginginkan Bareskrim harus kembali menunjukkan taringnya," tegas Haris saat orasi di hadapan aktivis KAMERAD, Jakarta, Selasa (22/12).

Seperti diketahui, kasus Pelindo II yang melibatkan Direktur Utama (Dirut) Pelindo II RJ Lino kini telah diambil alih oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bahkan telah ditetapkan tersangka oleh KPK, dalam kasus mobil crane tahun 2010. Bahwa perbedaan kasus yang ditetapkan oleh KPK, dimana tentang persoalan Crane di tahun 2010, Crane ini sebagai awalan. Dan Buwas serta Victor Simanjuntak selaku mantan Dir. di Bareskrim juga pernah bilang bahwa, ada banyak kasus sebenarnya," papar Haris.

Aksi massa, selain memegang spanduk aksi berupa tuntutan meminta Kabareskrim mundur dari jabatannya, nampak saat Unras para demonstran, seorang anggota aksi membawa bingkisan berupa 'pakaian dalam perempuan' dan 'gigi palsu' secara simbolik. "Kita kasih 'gigi palsu' ini agar makin ganas dan berani lagi. Dan pelemahan yang terjadi ini, makanya kami berikan kado ini agar sadar," tandas Haris.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Kamerad
 
  Kamerad Gelar Buka Puasa Bersama 500 Anak Yatim serta Pelantikan Pemuda BNN
  Kamerad Demo Kejagung Tuntut Buka Kembali Kasus Sentul City
  Aksi Demo KAMERAD Tuntut Bareskrim Makin Ganas dan Berani
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2