Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Lion Air
Audit Lion Air Secara Menyeluruh
2018-10-30 17:10:08
 

Ilustrasi. Data Mengenai Penerbangan Lion Air JT610.(Foto: @flightradar24)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi V DPR RI Ridwan Bae meminta pemerintah mengaudit manajemen maskapai penerbangan Lion Air, terkait jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10).

"Sebenarnya maskapai Lion ini selalu melakukan kegiatan yang mengangetkan bangsa, bahkan kali ini mengangetkan dunia. Kalau saya berpendapat sebaiknya diaudit dulu secara menyeluruh," ujar Ridwan Bae di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/10).

Ia menegaskan, nantinya jika ditemukan adanya kelalaian fatal pihak maskapai, maka pemerintah harus memberikan tindakan tegas berupa pemberhentian izin operasi Lion Air.

"Kalau didapatkan pelanggaran harus dilakukan tindakan. Tindakannya tidak setengah-setengah kalau itu memang didapatkan, penerbangan ini merugikan masyarakat Indonesia, maka ya harus cabut izin, jangan ragu-ragu, ini buat keselamatan masyarakat Indonesia, " tegas Ridwan Bae.

Politisi F-Golkar ini menilai kasus penerbangan melibatkan maskapai penerbangan Lion Air bukanlah yang pertama. Banyak permasalahan, mulai dari sering delay hingga menyangkut sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki maskapai berlogo singa tersebut.

"Pemerintah harusnya lebih serius mengamati persoalan manajemen Lion ini. Lion bukan cuma bermasalah delay, masalah pemeliharaan pesawat juga konon kabarnya tak terpenuhi dengan baik. Persoalan sistemnya harus dipelajari dengan baik," pungkasnya.

Seperti diketahui, Pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta - Pangkal Pinang hilang kontak pada pukul 06.20 WIB atau setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Hingga akhirnya, pesawat tersebut dinyatakan jatuh di perairan Karawang.(ann/mp/DPR/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Lion Air
 
  Labirin Maskapai Penerbangan Indonesia
  Pengacara Jason Webster Menggugat Perusahaan Boeing Paska Kecelakaan Tragis Lion Air JT-610
  Jasa Raharja Serahkan Santunan Kepada 100 Ahli Waris Penumpang Pesawat Lion Air JT-610
  40 Penyelam Dislambair TNI AL Masih Mencari Korban dan CVR Lion Air JT 610
  Doa dan Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 Diwarnai Isak Tangis
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2