JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Standarisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan berbagai perusahaan ternama seperti Gulg Corporation Council (GCC), GCC standardization organization (GSO) menyelenggarakan 'GCC INDUSTRY DIALOG' dan memfasilitasi produk ke timur tengah pada 25 hingga 26 November 2015.
Adapun acara yang berlangsung selama dua hari ini merupakan bagian dari Indonesia Quality Expo 2015, yang diadakan untuk memperingati Bulan Mutu Nasional pada setiap bulan November. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan skema akreditasi sertifikasi jaminan Halal, serta memfasilitasi keberterimaan produk ekspor dengan tujuan negara timur tengah.
Kepala BSN Bambang Prasetya, yang juga merupakan Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN), menjelaskan untuk dapat menghasilkan produk bermutu yang dapat menembus pasar global diperlukan insfrastruktur mutu yang terdiri dari metrology, standard dan penilaian kesesuaian.
Insfrastruktur mutu tersebut merupakan insfrastruktur terintregrasi yang diakui secara internasional sebagai infrastruktur yang diperlukan pelaku usaha, untuk meningkatkan mutu produknya dan digunakan oleh pemerintah untuk memastikan perlindungan konsumen kepada masyarakat.
Sebagaimana negara atau wilayah regional lainya, GCC juga mengembangkan insfrastruktur mutu tersebut sebagai salah satu piranti pengaturan pasar bagi produk yang dapat diedarkan diwilayahnya. GSO merupakan organisasi regional yang bertanggung jawab untuk memastikan efektifitas insfrastruktur mutu di kawasan tersebut. sebagai bagian dari dunia internasional, pertukaran produk dengan antar negara atau kawasan lainnya, merupakan kondisi yang tidak mungkin dihindari.
"Karena itu BSN sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas insfrastruktur mutu nasional Indonesia, dengan KAN yang menjalankan kegiatan akreditasi lembaga penilaian kesesuaian di Indonesia, telah bekerjasama dengan GSO dan Gulf Accreditation Council (GAC)," kata Bambang, di Crown Plaza, Jakarta, Kamis (26/11).
Persepsinya, terdapat berbagai komoditi nasional yang dibutuhkan oleh negara negara anggota GCC. Demikian pula Indonesia, membutuhkan berbagai komoditi dari kawasan GCC. Oleh karena itu, sebagai bagian dari umat islam internasional, bekerjasama dengan berbagai negara GCC yang dipandang akan dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi kedua belah pihak (Bilateral).
Selain itu juga akan membawa pengaruh yang besar khususnya untuk meningkatkan volume perdagangan antar negara-negara Islam di dunia. GCC Industry Dialogue dan Fasilitasi Produk ke Timur Tengah mengundang berbagai pemangku kepentingan baik berasal dari pelaku usaha, UKM, lembaga sertifikasi, laboratorium, maupun pihak pemerintah.(bh/bar)
|