Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Badai
Badai Salju 17 Tewas, 11 Negara Bagian di AS Umumkan Status Darurat
Sunday 24 Jan 2016 23:56:59
 

Badai salju bisa mengakibatkan berbagai kota 'tenggelam' dalam salju dengan ketinggian di atas setengah meter.(Foto: Istimewa)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sebelas negara bagian telah mengumumkan status darurat bencana dan sedikitnya 17 orang tewas akibat cuaca buruk, sebagian besar penyebabnya kecelakaan lalu lintas.

Badai salju mulai terjadi sejak Jumat di lebih dari 20 negara bagian di AS. Sejumlah wilayah di bagian timur AS, salju mencapai ketebalan 102cm dan sedikitnya 85 juta orang terkena dampaknya.

Warga New York dilarang untuk keluar rumah dan menunda perjalanan yang tidak penting, transportasi dihentikan sementara dan jembatan pun ditutup setelah kota itu diterjang badai salju yang terburuk.

Larangan bepergian di New York diberlakukan sejak pukul 14.30 waktu setempat.

Walikota New York Bill de Blasio mengatakan badai salju kali ini merupakan salah satu yang terburuk di kota tersebut.

Badai salju juga menyebabkan aliran listrik ke puluhan ribu rumah terhenti dan kemacetan lalu lintas terjadi lebih dari 12 jam di Kentucky dan Pennsylvania.

Sementara, Badai salju hebat yang membawa salju dengan ketinggian lebih dari 60 cm dan angin kencang bergerak ke arah Pantai Timur AS. Lebih dari 50 juta orang di belasan negara bagian telah diperingatkan untuk tetap tinggal di rumah masing-masing seiring badai yang trus bergerak ke utara.

Presiden Barack Obama tetap berada di Gedung Putih. Ibukota AS, Washington, bisa mengalami salju dengan ketinggian 76 cm yang merupakan rekor pada saat badai berlalu, Lebih dari 50 juta orang di belasan negara bagian telah diperingatkan untuk tetap tinggal di rumah.

Jumat siang, saat salju pertama turun di Washington, Dinas Cuaca Nasional AS mengatakan, badai ini bisa jadi merupakan yang terburuk dalam sejarah kota itu.

Warga ibukota dan sekitarnya diberi tahu bahwa salju bisa mencapai ketinggian yang melampaui rekor sebelumnya, 71 cm, saat Washington dilanda hujan salju selama dua hari, tahun 1922.

Berbagai pasar serba ada mengalami kehabisan persediaan makanan, dan rak-raknya kosong melompong sesudah warga bergegas memborong kebutuhan pokok menjelang jatuhnya salju pertama, pada hari Jumat (22/1).(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Badai
 
  Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
  Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
  10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
  Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
  Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2