Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Bandung
Bandung Susul Makassar Bangun Monorel
Saturday 06 Aug 2011 02:21:53
 

Ilustrasi
 
BANDUNG-Setelah Makassar, kini usuf Kalla dengan perusahaannya, Bukaka Group menawarkan monorel untuk Bandung Raya. Kesepakatan yang pernah dibuat pada masa Gubernur, Dani Setiawan, itu akan dihidupkan kembali.

Monorel itu untuk jarak sekitar 30 kilometer. Dengan studi teknis enam hingga satu tahun, proyek sudah bisa digarap. Sekarang ini hanya tinggal menunggu kesepakatan dengan pemerintah daerah. "Investasi untuk monorel Bandung sekitar Rp 4 triliun," kata Kalla, Jumat (5/8).

Atas rencana ini, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mendukung penuh investasi tersebut. Bahkan, pembicaraan mengenai monorel ini sampai ke tataran gubernur, karena sudah melintas batas kabupaten/kota. Monorel masuk dalam skema transportasi metropolitan Bandung yang menghubungkan Kota Bandung dengan lima kabupaten kota di sekitarnya. "Kami akan bentuk tim untuk bahas teknisnya," kata dia usai bertemu Kalla.

Sementara Wali Kota Bandung, Dada Rosada, menyambut baik tawaran ini. Dia mengumpulkan para pihak terkait, akademisi dan investor Bandung untuk mendengar langsung paparan dari Kalla dan timnya.

Menurut dia, selama ini pelaksanaan proyek itu terkendala dana dan investor dalam upaya membangun transportasi massal yang terintegrasi. Untuk tawaran Kalla ini pun, Dada berharap seluruh biaya datang dari investor. ‘Kalau bisa semuanya dari pihak swasta. Pemkot Bandung sama sekali tidak memiliki anggaran untuk membangun monorel,” tandasnya.(sfd)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2