JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Salsiah Alisjahbana mengatakan untuk peningkatan keefektifan program penanggulangan kemiskinan tahun 2014, pemerintah akan melanjutkan Program Percepatan dan Perluasan Perlindungan Sosial (P4S).
"Tahun ini pemerintah akan melanjutkan program P4S, khususnya program keluarga harapan (PKH) dan program bantuan siswa miskin (BSM) dengan besaran yang ditingkatkan dan perluasan lokasi," kata Armida dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (15/1).
Armida memaparkan, realisasi tingkat inflasi pada tahun 2013 telah mencapai 8,38 persen yang lebih tinggi dari laju inflasi APBN Perubahan 2013 sebesar 7,2 persen. Laju inflasi yang lebih besar ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga BBM sebesar rata-rata 30 persen pada bulan Juni 2013. Premium sebesar Rp2.000 dan solar sebesar Rp1.000
Menurutnya, besaran laju inflasi ini telah mempengaruhi tingkat harga bahan pokok makanan yang merupakan komponen terbesar dalam pengeluaran rumah tangga penduduk miskin. Akibatnya, realisasi tingkat kemisikinan 2013 (per September) adalah 11,47 persen. Membesarnya tingkat kemiskinan ini sebenarnya telah diantisipasi pada APBN 2014 yang merevisi perkiraan tingkat kemiskinan dari 8-10 persen menjadi 9-10,5 persen.
"Kenaikan tingkat kemiskinan dan pengangguran pada tahun 2013 sebenarnya telah dimitigasi oleh pemerintah melalui kebijakan P4S yang terdiri dari program pemberian subsidi beras untuk keluarga miskin, PKH, dan BSM. Telah dilaksanakan juga Program Kompensasi Khusus, yang terdiri dari bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM), dan program infrastruktur dasar," jelasnya.
Menteri PPN juga mengatakan bahwa untuk mendukung strategi penanggulangan kemiskinan jangka menengah, pada tahun 2014 antara lain diperluas dan disempurnakan pelaksanaan sistem jaminan sosial (BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan), dan disediakan sarana dan prasarana yang mendukung pemenuhan kebutuhan dan diberikan akses modal ysng meningkatkan produktivitas usaha dan pendapatan masyarakat, khususnya masyarakat berpendapatan rendah.(ipb/bhc/rby) |