Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Simulator SIM
Benny K Harman Ditanya Soal Berbagai Pertemuan Terkait Simulator SIM
Tuesday 19 Mar 2013 17:16:29
 

Benny Kaharman, Saat di wawancarai dengan para wartawan di Gedung KPK, Selasa (19/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Benny K Harman, Politisi Partai Demokrat usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (19/3) mengaku ditanya soal dugaan berbagai pertemuan anggota DPR RI dengan petinggi Polri mengenai kasus Simulator SIM. Bik pertemuan di restoran King Crab dengan Djoko Susilo, dugaan pertemuan di Hotel Darmawangsa antara anggota Komisi III dengan Djoko Susilo, maupun rapat pembahasan anggaran.

Atas 3 pertanyaan yang dilayangkan Penyidik tersebut, Benny membantah bahwa dirinya tidak pernah melakukan pertemuan, maupun rapat pembahasan anggaran.

"Saya ditanya mekanisme pembahasan anggaran di Komisi III dengan mitra kerja termasuk dengan kepolisian. Saya sudah jelaskan mekanismenya. Saya tegaskan bahwa dalam rapat tidak pernah dibahas, bagaimana penggunaanya, itu tergantung sepenuhnya kepada mitra kerja (Polri)," kata Benny.

"Yang kedua, saya ditanya berkaitan dengan isu, dimana disebutkan saya ikut dalam pertemuan di restoran King Crab, Sudirman dengan bapak Djoko Susilo. Saya tegaskan saya tidak pernah hadir dalam pertemuan itu".

Kemudian ditanya apakah pernah menghadiri pertemuan di Hotel Darmawangsa dengan teman-teman anggota Komisi III dengan bapak Djoko Susilo. Saya tegaskan tidak pernah hadiri pertemuan tersebut," tambahnya.

Namun mantan Ketua Komisi III itu mengaku tidak tahu apakah pertemuan itu ada atau tidak. Tapi, yang jelas, katanya, dirinya tidak pernah hadir. "Saya tidak tahu," ujarnya.

Benny keluar dari gedung KPK sekitar pukul 15.20 WIB. Ia mengendarai mobil Toyota Harrier hitam dengan platnomor B 1505 ZH. Benny diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Djoko Susilo.

Benny yang baru saja bertarung di Pilgub NTT itu mengaku tidak tahu-menahu soal proyek berbiaya Rp196,7 miliar itu. "Saya tegaskan, saya tidak pernah menghadiri pertemuan," pungkasnya.(bhc/din)



 
   Berita Terkait > Kasus Simulator SIM
 
  Pengadilan Tipikor Vonis Budi Susanto 8 Tahun dan Denda Rp.17 Milyar
  Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Perberat Vonis Irjen Djoko 18 Tahun Penjara
  KPK: Vonis Irjen Djoko Susilo Kurang dari 2/3, KPK Resmi Ajukan Banding
  Sebagian Harta Jenderal Djoko Susilo di Sita Untuk Negara
  Irjen Polisi Djoko Susilo di Vonis 10 Tahun Penjara
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2