Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Rusia
Bentrokan Antar Etnis di Moskow, Tiga Tewas
2016-05-15 10:04:28
 

Sejumlah laporan menyebutkan tawuran itu melibatkan sekitar 200 orang di sekitar taman pemakaman Khovanskoye di pinggiran Moskow.(Foto: Istimewa)
 
MOSKOW, Berita HUKUM - Tiga orang tewas dan 23 lainnya dilarikan ke rumah sakit setelah bentrolan massal di sekitar pemakaman Moskow, Rusia, yang tampaknya dipicu sengketa lahan pekerjaan, kata polisi.

Sejumlah laporan menyebutkan tawuran itu melibatkan sekitar 200 orang di sekitar taman pemakaman Khovanskoye di pinggiran Moskow.

Polisi mengatakan dua korban tewas setelah ditabrak mobil dan pelakunya sempat melarikan diri.

Juru bicara kepolisian Moskow, Sofya Khotina mengatakan tiga orang di dalam mobil, yang membawa senjata api, telah ditangkap.

Pelaku tawuran menembakkan senjata api, menggunakan sekop, tongkat bisbol dan tongkat besi, demikian laporan media Rusia.

Libatkan dua etnis

Adapun keterangan resmi polisi menyebutkan, lebih dari 90 orang telah ditangkap.
Beberapa laporan mengatakan aparat kepolisian sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan aksi kekerasan.

Polisi meyakini tawuran ini dilatari sengketa lahan yang melibatkan dua kelompok. Mereka diduga berebut layanan bisnis terkait pemakaman.

Laporan media mengungkapkan mereka berasal dari dua kelompok etnis yaitu etnis dari wilayah Asia tengah eks Soviet dan Kaukasus.

Seluas 200 hektar, taman pemakanan Khovanskoye merupakan salah-satu pekuburan terluas di Moskow.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Rusia
 
  Rusia Siap Bercerai dari Uni Eropa Jika Dijatuhi Sanksi
  Rusia Loloskan RUU Pelarangan Tindakan 'Kurang Ajar' terhadap Pemerintah
  Rusia akan Usir Diplomat Amerika Serikat sebagai Pembalasan
  Akhirnya Presiden Trump Ucapkan Selamat kepada Presiden Vladimir Putin
  Menang Besar Pilpres, Vladimir Putin Presiden Rusia untuk Masa Jabatan Keempat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2