Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Syariah
Berharap Pemerintahan Jokowi Revitalisasi Gerakan Koperasi
Wednesday 22 Oct 2014 07:54:11
 

Sarasehan Masyarakat Produktif dan Jabore BMT.(Foto: BH/gun/rt)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Koperasi simpan pinjam atau koperasi jasa keuangan tetap tumbuh selama satu dekade ini, meski tanpa dukungan yang berarti dari Pemerintah. Mereka berkembang lebih karena inisiatif dan upaya masyarakat sendiri. Koperasi jasa keuangan syariah (BMT) adalah salah satu yang paling pesat pertumbuhannya.

“Baitul Mal wa Tamwil (BMT) memiliki beberapa keunggulan yang sudah terbukti. Pertama, sebagai koperasi yang dipercaya masyarakat luas untuk menyimpan dananya. Kedua, sebagai koperasi yang memberi edukasi masyarakat agar giat menabung dan merencanakan keuangannya. Ketiga, sebagai koperasi yang telah memberi pembiayaan mudah dan murah kepada anggota, yang mayoritas adalah usaha mikro. Keempat, sebagai usaha yang beroperasi secara syariah, BMT mendidik hidup yang baik secara Islami,” kata Joelarso, Ketua Umum Perhimpunan BMT Indonesia. Ditambahkannya bahwa BMT mendorong masyarakat memiliki sikap produktif dan tindakan produktif.

“Kami para pejuang BMT berharap kepada Pemerintahan Jokowi untuk lebih peduli kepada dinamika koperasi. Bahkan, ini adalah momentum yang tepat untuk merivitalisasi koperasi di Indonesia. Upaya yang serius untuk mengembalikan marwah koperasi sebagai sokoguru perekonomian amat mungkin dilakukan oleh pak Jokowi, karena sesuai dengan visi misi beliau,” lanjut Joelarso menjelaskan dalam siaran pers jelang jambore BMT.

Jambore BMT akan berlangsung dari tanggal 21 sampai dengan 23 Oktober di Cibubur, diikuti oleh sekitar 1000 pegiat BMT dari seluruh Indonesia. Jambore yang bertemakan “Bakti BMT Bagi Negeri” itu terdiri dari rangkaian acara diskusi serta kegiatan outbond.(bhc/gun/rt)



 
   Berita Terkait > Syariah
 
  Mahasiswa Studi Magister UIN Sunan Kalijaga Yogya Kunjungan ke SHW Center di Jakarta dalam Rangka MBKM
  Rapat dengan OJK, Anis Byarwati Beri Perhatian kepada Isu Syariah
  RUU Ekonomi Syariah Harapan Keadilan Ekonomi Nasional
  Dukung Perbankan Syariah, Anis Byarwati Ajak BI Jaga Iklim Ekonomi dan Sosial
  'Merger' 3 Bank Syariah Harus Jadi Bukti Keberpihakan Pemerintah Pada UMKM
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2