ACEH, Berita HUKUM - Juru bicara Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) Lhokseumawe/Aceh Utara, Safwani,SH meminta pihak eksekutif maupun legislatif untuk bekerja yang ikhlas, sehingga dalam setiap memecahkan masalah semata-mata demi kepentingan masyarakat.
Seperti dalam membahas usulan anggaran pengukuhan Wali Nanggroe, oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, yang menurutnya sangat tidak relefan.
"Angaran yang diusulkan sangat tidak relefan, atau tidak sesuai yang dibutuhkan," tandas Safwani.
Dia mengatakan, anggaran tersebut terlalu besar dan tidak tepat jika hanya sebatas untuk acara pengukuhan wali nanggroe. "Saya kira kalau cuma untuk acara seremonial seperti itu tidak sampai mengeluarkan anggaran segitu besar."
Menurut dia, ini perlu dikembalikan kepada pihak legislatif untuk kembali menganalisa penggunaan anggaran yang dibutuhkan pada acara nantinya, jangan asal usul namun jika ternyata mubazir, apalagi anggaran itu bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah Aceh.
"Usulkanlah sesuai kebutuhannya, dan mereka harus bisa mengukur berapa kebutuhan dan berapa yang dikeluarkannya," pungkas Safwani, SH, Jum'at (25/10).(bhc/sul)
|