Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Aa Gym
Bijaknya Aa Gym di ILC tvOne: Umat Muslim Hanya Minta Adil di Tegakkan
2016-11-09 08:31:39
 

KH Abdullah Gymnastiar atau Ustadz Aa Gym saat memberikan pernyataan di acara ILC tvOne, Selasa (8/11) malam.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - KH Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Ustadz Aa Gym memberikan pendapatnya mengenai Aksi Damai 411 atau 'Aksi Bela Islam jilid 2 pada Jumat 4 November lalu, yang diikuti sekitar satu juta lebih massa mayoritas umat Islam dari berbagai ormas Islam dan masyarakat Indonesia dari segala penjuru nusantara di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Selain memberikan pandangan yang baik, pimpinan Darut Tauhid itu menyatakan bahwa umat Islam hanya meminta hal yang semua orang inginkan, yaitu adil di tegakkan.

Ustadz Aa Gym memberikan pendapat dan sarannya pasca aksi damai umat muslim untuk menghukum terkait kasus penista agama Islam yakni Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 4 November lalu di Jakarta.

Pimpinan Pesantren Darut tauhid itu menyampaikan bahwa kita sebagai anak bangsa setidaknya harus memiliki 3 (tiga) semangat dalam hal menyelesaikan kasus penistaan agama, yakni :

1. Semangat Bersaudara
.
2. Semangat Solusi

3. Semangat Sukses Bersama.

Berikut cuplikan videonya saat acara Indonesia Lawyer Club (ILC) yang dipandu oleh Karni Ilyas di tvOne, Selasa (8/11) Klik Video.(bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2