Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Peradilan    
Rokok
Bungkus Rokok Harus Bergambar Peringatan Bahaya Merokok
Wednesday 02 Nov 2011 00:43:13
 

Majelis hakim konstitusi MK saat membacakan putusan uji material (Foto: Dok. Humas MK)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji material (judicial review) terhadap atas Pasal 113 ayat (2), Pasal 114 beserta penjelasannya, dan Pasal 199 ayat (1) UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan. Putusan ini pun berkekuatan hukum tetap dan bersifat final.

Majelis hakim konstitusi pun memastikan jaminan perlindungan kesehatan masyarakat dari dampak bahaya Zat adiktif dalam tembakau dengan memberikan peringatan kesehatan bergambar pada bungkus setiap rokok. Putusan tersebut ditetapkan dalam persidangan yang dipimpin Ketua MK Mahfud MD di gedung MK, Jakarta, Selasa (1/11).

Pemohon uji materi tersebut, diajukan sejumlah LSM yang antara lain terdiri dari Komnas Perlindungan Anak (PA), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Yayasan Jantung, Tobacco Control Support Center (TCSC), Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Forum Warga Kota Jakarta (Fakta), dan Hakim Sorimuda Pohan.

Atas putusan ini, juru bicara pemohon, Benny mengatakan, keputusan MK merupakan keputusan yang tepat untuk melindungi nasib jutaan anak bangsa yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung dari konsumsi produk tembakau. Ia pun mendesak produsen rokok segera menjalankan putusan MK yang berkekuatan hukum tetap dan final itu.

“Putusan ini sangat tepat, karena bagian dari upaya untuk mengurangi dampak bahaya tembakau tehadap kesehatan masyarakat dan mencegah peningkatan jumlah perokok pemula, yaitu anak-anak dan remaja,” tandasnya,(tnc/wmr)



 
   Berita Terkait > Rokok
 
  Kritik Regulasi Rokok Elektronik dan Tembakau, UU Kesehatan Diuji
  Kendalikan Konsumsi, Kenaikan Pajak Produk Rokok Elektronik Berlaku 1 Januari 2024
  Cukai Rokok Elektrik Perlu Diatur UU
  Raih Penghargaan WHO, Gerakan Tembakau Muhammadiyah Diapresiasi Pimpinan Pusat
  Kenaikan Tarif Cukai Rokok Jangan Mematikan Usaha Rakyat
 
ads1

  Berita Utama
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2