ACEH, Berita HUKUM – Bupati Aceh Timur Hasballah menitipkan pesan bagi atlet Kempo yang berlaga di arena Pora Aceh ke XII di gedung Idi Sport Center (ISC) Jum,at (20/6) pada saat penutupan pertandingan usai pengalungan medali, Pesan yang merupakan selamat jalan bagi Atlet Kempo di sampaikan Ketua Pengurus cabang Perkemi (Percab) Kabupaten Aceh Timur, yang juga Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ir.Saifuddin.
“Saifuddin, menyampaikan pesan dari Bupati Aceh Timur bagi seluruh atlet kempo yang bertarung di arena Pora ke XII, dangan mengucapkan selamat bagi peraih medali Emas, dan bagi seluruh pengurus untuk terus mempertahankan prestasi, karena kedepan ada event-event baik tingkat daerah maupun Nasional, Bupati juga berpesan, kalau ada kenangan yang indah silahkan dibawa pulang dan tinggallah untuk kami yang tidak baik, silakan tinggal di untuk kami yang tidak baik,” ujar Saifuddin.
“Aceh Timur di Cabor Kempo hanya mampu merebut medali Perak dan Perunggu, dua medali Perak dipersembahkan Seulawah Maharani dari kelas beregu Putri, dan tunggal putri di kelas 45 kg, sedangkan medali Perak didapat dari tunggal putra dan putri, Selawah Maharani (15thn) pelajar SMPN I Idi Rayeuk, Putri seorang Jurnalis (wartawan Buser kriminal) anak pasangan Megah Mico dengan Siti Rosyidah di dapat di kelas Embu Beregu Putri dan tunggal putri. Sementara Juara umum Kempo di kuasai kontingen kabupaten Aceh Tengah. Untuk cabang Bulu tangkis di kuasai kontingen kabupaten Aceh Barat, yang hampir menyapu bersih semua medali Emas.
Sama halnya dengan Cabor Tenis Meja, pada hari ini cabang Bulutangkis juga memasuki hari terkahir pelaksanaan pertandingan yang dipusatkan di Idi Sport Center (ISC), idi Rayeuk, Kamis (19/6).
Dari hasil rekapitulasi yang dikeluarkan Technical Delegate Bulutangkis Aceh Barat memperoleh medali emas terbanyak, dengan data perolehan 4 Emas, 1 Perak, sementara 2 Emas harus direlakan lepas ke kontingen lain, 1 Emas untuk Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
Kontingen tuan rumah sampai dengan selesai pertandingan cabor itu hanya mampu meraih 2 medali Perunggu. Cabor Bulutangkis sendiri diikuti 13 Kontingen Kabupaten/Kota, masing-masing pertandingan beregu putra, beregu putri, tunggal putra perorangan, tunggal putri perorangan, ganda putri perorangan, ganda putra, perorangan, ditambah satu pertandingan ganda campuran, perorangan tidakan dipertandingkan karena tidak memenuhi batas minimal peserta yang hanya diikuti oleh tiga peserta, Aceh Timur, Aceh barat dan Lhokseumawe.
Memasuki hari ke 7, Jum,at (20/6) cabor panjat tebing (FPTI) tuan rumah kabupaten Aceh Timur meraih 11 medali dari seluruh kelas, perolehan medali di cabang Panjat Tebing merupakan prestasi tersendiri bagi kontingen tuan rumah.
Dari 11 medali yang diperoleh atlet Panjat Tebing ini masing masing dari nomor speed track putri (Desi Ratna Sari, Asma Yuni, Ayu Ratu Latifa, dan Khairurrahmi), Lead Perorangan Putri (Khairurrahmi), Speed Klasik Beregu Putri (Asma Yuni, Ayu Ratu Latifa, Khairurrahmi dan Asmaul Husna) dengan merebut medali emas, sedangkan 3 medali perak diraih lewat TimzBoulder Putri (Mutia Zahara, Desi Ratna Sari, Asma Yuni dan Ayu Ratu Latifa).
Sementara untuk 5 medali Perunggu dari Speed Track Pereorangan Putri (Mega Lestari), Speed Record Beregu Putri (Mutia Zahara, Desi Ratna Sari, Asma Yuni dan Ayu Ratu Latifa), Speed Track Beregu Putri (Asmaul Husna, Ramona Dewi, Khairurrahmi dan Ayu Ratu Latifa), Speed Record Perorangan Putri (Khairurahmi) dan Speed Klasik Beregu Putri (Asmaul Husna, Khairurrahmi, Ayu Ratu Latifa dan Asma Yuni).
Setelah sebelumnya ora Aceh ke XII dibuka Gubernur Aceh, kini penutupan Pesta olah raga Aceh akan di tutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), kepastian ini diperoleh dari Wakil Ketua Seksi Humas dan Media yang juga Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Timur, T. Amran, SE, jum’at (19/6) malam di Meuligoe Aceh Timur.
“Kita sudah mendapat konfirmasi langsung dari pihak protokoler Kantor Gubernur Aceh, bahwa Wakil Gubernur akan menutup secara resmi PORA Ke-XII ini,” ujar Amran.
Dilanjutkan penurunan Bendera Pora XII diiringi Himne Thema Pora oleh Paduan Suara Gita Suara Aceh Timur. Lalu sambutan Wakil Gubernur Aceh sekaligus menutup secara resmi Pora yang ditandai dengan penekanan tombol pertanda padamnya Api PORA Ke- XII dan diakhiri dengan atraksi seni klosal.
Selama Pora ini ada 24 cabang olahraga telah menyelesaikan seluruh pertandingan dan sedikitnya 1.914 atlet dari 23 kontingen telah melaksanakan tugas mengharumkan nama baik masing-masing daerahnya dengan 367 Emas, 367 Perak dan 522 Perunggu telah berhasil diraih para atlet.(bhc/kar) |