Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Aceh
Bupati Aceh Utara Minta Jangan Persoalkan Hiburan Keyboard
Sunday 09 Jun 2013 22:07:35
 

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib saat ditanyai para wartawan, Minggu (9/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Menanggapi terkait desakan dari sejumlah aktifis dan lembaga swadaya masyarakat maupun masyarakat di Aceh khususnya Kabupaten Aceh Utara, untuk menghentikan aksi hiburan pementasan musik 'Keyboard' yang meresahkan masyarakat karena para biduannya berpakaian sexi dan dapat mengganggu dalam penegakan Syari'at Islam di Aceh.

Dalam hal ini, Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib mengatakan bahwa, persoalan itu pihaknya belum mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya pementasan panggung hiburan yang menampilkan biduannya dengan berpakaian sexi serta dapat menimbulkan syahwat. "Kita belum terima laporan resmi dari masyarakat yang resah," kata Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Cekmad, kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Minggu (9/6).

Pun begitu saat disinggung mengenai langkah apa yang akan dilakukan oleh Pemkab Aceh Utara, Cekmad enggan berkomentar banyak dan juga meminta agar persoalan seperti itu jangan dulu dipersoalkan. Sebab, Aceh Utara sekarang ini sedang fokus pada bidang pertanian dan irigasi. Sebaiknya persoalan pementasan keyboard itu jangan kita persoalkan dulu. Kecuali kalau sudah ada masyarakat yang resah dan melaporkan keyboard itu.

"Jangan dulu, jangan dulu dipersoalkanlah masalah seperti itu," pinta Bupati Aceh Utara.

Sementara Sekretaris Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Aceh Utara, Tgk Fauzan Hamzah S.HI meminta kepada Bupati Aceh Utara untuk segera mengambil langkah menghentikan aksi pementasan keyboard. Sebab, dalam agama Islam dijelaskan pementasan hiburan semacam itu hukumnya haram.

"Dalam agama, keyboard memang dilarang. Maka cobalah bupati segera ambil langkah guna menghentikan aksi keyboard tersebut,” demikian Tgk Fauzan.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > Aceh
 
  Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
  Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
  Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
  Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
  Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2