Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Gerindra
Capreskan Prabowo, Gerindra Klaim Sudah Bicara dengan PAN dan PKS
2018-02-11 14:15:26
 

Ilustrasi. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Gerindra mengklaim sudah bicara dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) guna meminta dukungan terhadap pencapresan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Dukungan ini dibutuhkan karena Gerindra tidak memiliki kursi cukup di DPR untuk memenuhi persyaratan pencalonan presiden.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, pihaknya terus menggalang dukungan demi mengusung Prabowo Subianto maju di Pilpres 2019, meskipun Prabowo belum menyatakan kesediaannya maju. Dia yakin, Prabowo akan menngikuti dorongan kader Partai Gerindra untuk maju pada Pilpres 2019.

Muzani menyatakan, penggalangan dukungan dilakukan karena kursi DPR yang dimiliki Gerindra tak cukup untuk mengusung capres sendiri.

"Masalahnya adalah Gerindra 73 kursi, masih kurang 39 kursi. Karena itu kita harus berkoalisi dengan partai lain," ujarnya di Jakarta, Sabtu (10/2).

Waktu yang tersisa saat ini, lanjut dia, akan digunakan untuk berkomunikasi dengan semua kekuatan partai politik yang memiliki kursi di Senayan.

"Ruang gerak Gerindra masih memungkinkan. Kita sudah bicara baik, bagus, komunikasi dengan PKS, PAN dan semua partai," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais meminta DPP Partai Amanat Nasional untuk berpikir keras untuk mencari sosok yang pantas diusung di Pilpres 2019 mendatang. Dia juga menyatakan, PAN belum tentu mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

"Saya secara pribadi mengharapkan supaya DPP PAN berpikir keras untuk mencari alternatif," kata Amien di DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Saat disingung apakah PAN akan kembali mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang, Amien mengatakan, belum pasti PAN mendukung Ketua Umum Gerindra itu.

"Belum tentu (dukung Prabowo)," tandasnya.

Sementara itu, Presiden PKS Sohibul iman menyatakan, saat ini PKS memiliki stok kepemimpinan yang cukup banyak untuk menjadi bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2019.

"Musyawarah Majelis Syuro VI PKS menetapkan sembilan nama sebagai bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden hasil penjaringan internal," kata Sohibul di kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (15/1/2018) lalu.(plt/teropongsenayan/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Partai Gerindra
 
  Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
  Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
  Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
  Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
  Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2