Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Sulawesi Selatan
Copot Kapolda Sulawesi Selatan
Friday 14 Nov 2014 23:25:37
 

Logo Federasi Serikat Pewarta (Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Kewartawanan Indonesia (Federasi Serikat Pewarta) Masfendi, mendesak agar Kapolri mencopot Kapolda Sulawesi Selatan, terkait buntut tindakan represif aparat Polisi terhadap para jurnalis pada peristiwa demo BBM di Makasar beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, menurut Masfendi kepada media ini, Jumat (14/11), menegaskan bahwa permintaan maaf Kapolri, Jendral Polisi Sutarman, tidak akan bisa meredam kemarahan para wartawan atas kebrulatan tindakan anggota kepolisian pada aksi demo BBM di Makasar tersebut, yang mengakibatkan beberapa orang jurnalis terluka.

“Harus ada langkah kongkrit, copot Kapolda Sulawesi Selatan dan tindak tegas secara hukum anggota kepolisian yang terlibat dalam penganiayaan, dan merusak peralatan kerja para jurnalis,”tegas Ketua Umum Federasi Serikat Pewarta.

Dengan rasa prihatin Masfendi yang juga mantan wartawan Jogja Post ini, menyesalkan tindakan represif aparat kepolisian Makasar terhadap para jurnalis yang sedang melaksanakan tugas jurnalistiknya, meliput aksi demo mahasiswa menolak rencana kenaikan BBM.

“Tindakan aparat kepolisian Makasar tersebut,sangat melanggar UU No.40/1999, yang melindungi tugas wartawan,”jelasnya.

Sementara itu, sebagaimana dilansir Tribun Timur Kapolrestabes Makasar Kombespol Fery Abraham dan Kapolda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Anton Setiadji mengaku siap dicopot dari jabatannya terkait ulah polisi yang menganiaya wartawan saat meliput unjuk rasa mahasiswa di Kampus UNM Makassar, beberapa waktu lalu.

Untuk menginvestigasi kasus penagiayaan wartawan di Makasar tersebut, pihak Polda Sulawesi Selatan berencana akan membentuk tim untuk mengusut kasus tersebut. Kapolda Sulawesi Selatan juga mengharapkan ada wartawan yang ikut mengawal jalanya proses penyelidikan dan penyidikan.(rat/bhc/bs)



 
   Berita Terkait > Sulawesi Selatan
 
  Pemda Jeneponto Dituding Anaktirikan Kambutta, Sejak Merdeka Jalan Tidak Diperbaiki
  Dua Pelaku Jambret di Veteran Makassar Babak Belur Dihakimi Massa
  Bupati Barru Sulsel Andi Idris di Tuntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara
  Bakar Ikan Bareng di Lorong Barukang dan Bolu Dijadikan Even Tahunan Kota Makassar
  Tim Polda Metro Jaya Tangkap Bandar Sabu Bersama 6 Kg Sabu di Makassar
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2