MEDAN, Berita HUKUM - DPRD Kota Medan mengharapkan dukungan PDAM Tirtanadi agar dapat memberikan pelayanan air bersih kepada seluruh pelanggan yang terdapat di kota Medan serta mengantisipasi berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat kepada instansi tersebut.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Kota Medan A Hie SH didampingi anggota Drs Heri Zulkarnain MSi, Hasyim SE, Budiman Panjaitan dan Abdul Rani SH ketika mengunjungi PDAM Tirtanadi Jl. SM Raja Medan.
Rombongan tersebut disambut langsung Direktur Administrasi dan Keuangan H. Ahmad Thamrin, SE M.Psi, Direktur Operasi Mangindang Ritonga, SE MM dan Direktur Perencana dan Produksi Ir Tamsil Lubis, para kepala divisi, kepala cabang.
A Hie mengharapkan adanya kerjasama peningkatan layanan air minum, seperti pembangunan mini treatment dan sumur bor di beberapa kecamatan yang saat ini sempat terkendala dikarenakan belum tersosialisasinya dengan baik kepada masyarakat setempat. Hal ini mengakibatkan terjadinya krisis air minum di beberapa wilayah di kota Medan.
Kedepan, Komisi B DPRD Medan meminta kepada direksi dan seluruh manajemen PDAM Tirtanadi agar bisa menanggapi aspirasi masyarakat di kota Medan yang selama ini kesulitan air bersih.
“Paling tidak adanya koordinasi di lapangan dengan para petugas di kantor cabang, apabila mengetahui adanya keluhan warga hendaknya langsung ditanggapi,” ujarnya.
Komisi B juga menyampaikan apresiasinya kepada PDAM Tirtanadi yang telah meningkatkan kinerjanya memberikan pelayanan maksimal, walaupun belum sepenuhnya warga kota Medan menyatakan puas atas pelayanan yang diberikan perusahaan ini, namun kedepannya adanya perbaikan dan pelayanan kualitas air minum kepada semua pelanggan.
Direktur Administrasi dan Keuangan H.Ahmad Thamrin,SE M.Psi mewakili direksi menjelaskan, bahwa PDAM Tirtanadi memiliki visi mampu melayani kebutuhan air minum bagi seluruh penduduk kota Medan pada tahun 2020 mendatang.
Dikatakannya, realiasasi program kerja tahun 2012 lalu disebutkan, pemasangan sambungan baru air minum sebanyak 11.602 sambungan di wilayah operasi zona I, membangun 5 unit mini treatment dan membangun 11 unit sumur bor.
Sementara untuk program kerja di tahun 2013 tambah Ahmad Thamrin, peningkatan cakupan pelanggan air bersih sebanyak 16.884 sambungan baru zona I dan 1.000 sambungan baru air limbah.
Peningkatan kuantitas, kualitas dan kontinuitas air meliputi, pembangunan IPA di Martubung 200 liter/detik, penambahan kapasitas IPA Sunggal 500 liter/detik, pembangunan 2 unit booster pump, pembangunan 3 unit sumur bor dan pembangunan 2 unit mini treatment.(bhc/and) |