JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn.) Da'i Bachtiar hadir dikediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri Jl. Teuku Umar Menteng Jakarta Pusat, dalam acara pengukuhan Capres dan Cawapres PDIP, serta penandatanganan kerjasama 4 partai politik guna mengusung Capres Ir Joko Widodo (Jokowi) dan M Jusuf Kalla atau dikenal dengan JK sebagai calon wakil Presiden.
Kehadiran Jenderal Pol (Purn.) Da'i Bachtiar yang juga mantan Dubes Indonesia untuk Malaysia ini mempertegas dukungan politiknya ke PDI-P yang terus berlanjut hingga ke tahapan Pilpres 9 Juli mendatang, seperti diketahui dalam masa kampanye Pileg lalu juga Da'I Bachtiar menjadi salah satu juru kampanye Nasional PDI-P.
Menurut Da'I Bachtiar, Capres Jokowi dan Cawapres JK merupakan pasangan dan pilihan yang terbaik yang pernah ada, dan ini merupakan hasil yang telah dilakukan dari silaturahmi politik oleh tokoh-tokoh partai yang tergabung antara PDI-P, Nasdem, PKB dan Hanura.
"Saya pikir inikan hasil dari berbagai kesempatan dan pertemuan, hasilnya bergabung partai ini dan tidak berdasarkan transaksi apapun, dan akhirnya jatuh pilhan cawapresnya ke bapak Muhammad Jusuf Kalla. Dan ini harapakan kita semua, ini pasangan yang mampu mengemban amanah Indonesia kedepan," jelas Da'I Bachtiar, Pria kelahiran Indramayu, Jawa Barat ini.
Ditanya tentang kesiapanya jika nanti ditunjuk dan dipercaya sebagai salah satu Menteri di Kabinet Jokowi dan JK, atau sebagai Kepala BIN (Badan Intelejen Negara di Indonesia) ?.
Da'i menyatakan siap', jika dipercaya dan untuk dapat mengabdi kepada Bangsa dan negara, namun dengan catatan, jika Allah masih memberikan kesehatan kepada dirinya.
"InsyaAllah jika, dipercaya dan masih sehat, untuk tetap bisa mengabdi demi bangsa dan negara, saya siap-siap saja," tegas Jenderal bintang empat ini yang pernah ditunjuk sebagai salah satu Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta Kerusuhan Mei 1998 (TGPF).(bhc/put) |