Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
SBY
Demo Peringatan Ultah SBY Berlangsung Ricuh
Friday 09 Sep 2011 22:14:13
 

Ilustrasi
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Puluhan orang yang menamakan dirinya kelompok pemuda cinta tanah air (Pecat) menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9). Namun, baru saja mereka datang sejumlah atribut mereka dirampas polisi.

Demo pun langsung rusuh. Aparat keamanan tanpa penjelasan rinci langsung merampas beberapa foto Presiden SBY dan topeng pinokio yang akan mereka gunakan dalam unjuk rasa untuk memperingati ulang tahun SBY.

Dua supir taksi yang membawa atribut dari peserta aksi demonstrasi juga diamankan polisi. Kericuhan terjadi karena peserta aksi sempat menolak atributnya disita. Aksi demonstrasi dilakukan bertepatan dengan perayaan HUTke-62 Presiden SBY.

Pendemo rencananya akan melakukan aksi teatrikal di depan istana dengan mendatangkan kerbau, seperti pada demo beberapa waktu lalu. Para pendemo yang telah mengenakan topeng pinokio akan menghormati kerbau sambil membelangi foto SBY.

Meski enggan menjelaskan kenapa kerbau yang akan mereka bawa belum terlihat di tempat konsentrasi massa di kawasan Patung Kuda, Koordinator aksi Yosep Rizal mengatakan, kerbau itu akan didatangkan untuk melambangkan tidak adanya perubahan sejak demo besar-besaran yang mendatangkan seekorbau beberapa waktu lalu.

“Ini momentum ultah SBY. Kami ingin manyatakan bahwa pemerintah tidak bisa lagi dilanjutkan. Kita membawa kerbau sebagai simbol pemerintah yang lamban, dungu, dan bodoh. Tahun lalu kami juga bawa kerbau,” ujar koordinator aksi unjuk rasa, Yosep.

Sementara juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha mengatakan, perayaan Presiden hanya dirayakan dengan acara syukuran kecil yang sifatnya sangat keluarga. Tak ada perubahan dalam agenda kepresidenan besok. Semua akan berjalan seperti biasa. Sejumlah kolega SBY pun tak lupa mengucapkan baik lewat sms ataupun telepon.

Taufik Ismail juga tak mau kelewatan dalam ulang tahun SBY hari ini. Beliau memberikan hadiah khusus bagi SBY, yakni sebuah puisi. Sys NS selaku salah satu pendiri Partai Demokrat juga memberikan puisi terkait peringatan hari ulang tahunnya. Puisi yang ‘berbau’ permasalahan Bangsa Indonesia kini sangat dihargai oleh SBY.

Menurut SBY, puisi itu penting bagi pribadinya karena berasal dari sahabat yang kritis, tulus dan juga karena penyampaian keadaan Bangsa ini yang seperti apa beserta solusinya.(dbs/wmr)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2