JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi demo ratusan sopir Metromini di depan Balaikota DKI, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, yang semula berjalan tertib tiba-tiba jadi memanas. Para pendemo jadi beringas dan menghancurkan Kopaja 520 jurusan Kampung Melayu-Tanah Abang yang sedang melintas di depan Jalan Medan Merdeka Selatan.
Tidak hanya itu, pengunjuk rasa juga menurunkan paksa para penumpang minibus tersebut. Kebringasan pendemo dipicu karena para sopir Kopaja tersebut tidak menunjukkan solidaritas terhadap nasib sopir Metromini.
Tidak puas merusak Kopaja, armada Transjakarta yang sedang melintas juga ikut menjadi sasaran para pengunjuk rasa. Mereka memaksa bus Transjakarta dan langsung memukul kaca bagian kiri belakang dengan menggunakan kayu.
"Berhenti, turun lo," teriak pendemo, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Kamis (29/8).
Sontak para penumpang bus yang ketakutan turun dan berhamburan keluar karena khawatir terkena dampak kebrutalan ratusan sopir Metromini yang berdemo. Untung saja, petugas yang bersiaga di kantor Balaikota langsug menenangkan massa.
Situasi aksi demo mulai berangsur kondusif. Namun, para sopir masih berkumpul di depan Balaikota, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com,(fmr/brj/bhc/rby) |