Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Aceh
Demonstrans Ajak Masyarakat Jangan Takut dengan Preman Pemerintah
Thursday 28 Nov 2013 16:56:38
 

Sekretari Daerah (Sekda) Drs.Muhammad Syahrir M.Ap Saat Menemui Para Demonstran Di Halaman Kantor Walikota Langsa.(Foto: BH/kar)
 
ACEH, Berita HUKUM - Sekretaris Daerah Kota Langsa, Drs. Muhammad Syahrir M.Ap di hadapan demonstran mengatakan, Demonstrasi boleh saja asal tidak anarkis, apa yang sudah di sampaikan kami tanggapi dan akan berkoordinasi dengan Walikota dari keseluruhan aspirasi yang di sampaikan.

"Saat ini sudah 18 Investor yang mendatangi kota Langsa dan kami mendampinginya, namun hingga saat ini belum satu Investigatorpun yang mau menanamkan modalnya. Kesejahteraan masyarakat belum bisa di wujudkan, namun walikota tidak menjauh tapi terus berjalan, bahkan berlari untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar M. Syahril.

"Kami juga meminta dana otsus sebagai bagian untuk mensejahterakan masyarakat Langsa, namun bersabarlah dan terus berdo'a demi tercapainya harapan kita bersama nantinya," ujar M.syahril lagi, saat menemui para Demonstran, "semua akan di bicarakan dalam forum forum tersendiri untuk mencari solusi yang bijak," pungkasnya.

Salah seorang demonstrans Zainuddin Ali (48th) pada awak media mengatakan, "kita juga meminta agar kepala Dinas Sosial Mursyidin diganti, karena tidak layak dan banyak hal tidak di lakukan, terkesan pilih kasih memilih kasih".

Para Demonstran, hampir terjadi baku hantam dengan, oknum preman yang pro Usman Abdullah, Aksi sempat memanas akibat terjadi perang lisan, dari kelompok pro Pemerintah dengan menyebutkan yel-yel "Hidup Walikota..., Hidup Walikota Langsa" dan di sambut Hidup Caleg, hidup Caleg.

Akhirnya para Demonstrans membubarkan diri, dan memberikan Warning (peringatan) terhadap Pemerintah Kota Langsa, "ini merupakan aksi pertama dan akan ada aksi selanjutnya, untuk mempertanyakan hasil janji Sekda, pada hari ini yang mewakili pemerintah," ancam Pendemo.

"Kami tetap mengawal perubahan - perubahan dan terus mengkoreksi kinerja Pemerintahan Aceh" tambahnya,

Kami terpaksa meminta sedekah dan jika kami punya modal usaha, maka kami akan kembali berusaha untuk tetap menghidupi Keluarga kami," ujar Zainuddin Ali, salah seorang pencari sedekah (pengemis), yang ikut berdemo.

Dalam orasinya di halaman kantor walikota Langsa, para demonstran mengajak masyarakat, "jangan takut dengan preman-premannya Usman Abdullah (Toke Su uem)," sebut orator dengan bergantian.

Robby Rubianto, mengatakan kekecewaannya terhadap pemerintahan Usman Abdullah, dengan menyebutkan dengan semena-mena memecat tenaga honorer yang di lakukan dengan SK sakti Nomor: 05 tahun 2013.

Para Demonstran mengajak masyarakat Langsa, Siapkan rencana untuk menurunkan Usman Abdullah, pemerintah tidak memiliki konsep pembangunan dan untuk menciptakan lapangan pekerjaannya. "Pemerintah saat ini hanya memperhatikan dan membela siapa yang dekat dengan mereka, bukan membela rakyat,"Hidup Rakyat" hidup Rakyat" Turunkan, Usman Abdullah," teriak Pendemo.(bhc/Kar)



 
   Berita Terkait > Aceh
 
  Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
  Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
  Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
  Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
  Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2