Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu 2014
Dianggap Fitnah Capres No 2, Timses Relawan Jokowi - JK Bakar Tabloid Martabat Mirip Obor Rakyat
Tuesday 01 Jul 2014 22:55:43
 

Aksi demo di sinpang lembuswana dan membakar ratusan tabloid martabat.(Foto: BH/gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Tabloid Martabat yang dianggap mirip tabloid Obor Rakyat setebal 16 halaman diedarkan oleh orang yang tak dikenal, yang diduga dilakukan pada malam hari, dengan cara menyimpan didepan rumah warga yang berada di Wilayah kota Samarinda dan Kutai Kartanegara, membuat para relawan Jokowi-JK marah dan membakar tobloid yang isinya menuai fita terhadap Calon Presiden dengan nomo urut 2 Jokowi-JK.

Ketika BeritaHUKUM.com menyambangi Posko Partai Hanurai, dimana berkumpul ratusan orang tim sukses relawan Jokowi-Jufuf Kalla yang akan melakukan aksi di depan bundaran Mall Lembuswana pada, Selasa (1/7) siang, tabloid Martabat yang beredar menjadikan foto Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Capres nomor urut 1 Prabowo pada halaman depan.

“Kami mendapatkan tabloid ini dari relawan kami, mereka mendapatkan tabloid ini didepan teras rumah mereka, mereka ambil dan menyerahkan ke sini, sekertariat hanura dan dari ratusan eksemplar tabloid yang terkumpul akan kami bakar diseputaran Mall lembuswana siang ini,” ujar Olah.

Dalam melakukan aksi di bundaran Mall Lembuswana Samarinda, massa yang tergabung dari beberapa tim posko relawan menyatakan komitmennya bahwa, tidak akan terpengaru dengan terbitan tabloid, “Martabat” yang dianggap memfitna pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Salah satu tim relawan yang mengatasnamakan Bara (Barisan Relawan) Jokowi-Jusuf Kalla Samarinda, mendeklarasikan dukungan mereka dan membakar ratussan tabloid Martabat yang dianggap memfitna Jokowi-JK.

Ketua tim sukses Relawan Jokowi-JK Kalimantan Timur Yudy Yahya dalam membacakan deklarasi Barisan relawan Jokowi-JK mengatakan, mendeklarasikan diri sebagai dukungan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014 yang merupakan dukungan dan partisipasi dalam mensukseskan Pilpres 2014, sekaligus memenangkan Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019.

Dalam pernyataan deklarasinya, menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk menjauhi dari bentuk politik uang dan memilih Jokowi JK sebagai bentuk pendidikan politik dan demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Informasi yang dihimpun pewarta hingga Selasa (1/7) sore, Tim sukses pasangan calon Presiden Jokowi-Jusuf Kalla kaltim tadi malam telah melaporkan ke Polres Kutai Kartanegara di Tenggarong, terkait pemberitaan dan beredarnya tabloid Martabat yang tidak mencantumkan alamat redaksi dan siapa pengelolanya, disamping itu ratusa tabloid martabat juga dimusnakan di depan salah satu mesjid di desa Muara badak Kabupaten kukar, dan pada hari ini akan melaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Pemenangan Samarinda untuk Pasangan Calon Presiden Jokowi-Jusuf Kalla, Dody Rondonuwu yang juga Sekertaris PDIP Kaltim saat dihubungi pewarta mengatakan, tabloid Martabat terkesan memojokan pasangan calon Presiden nomor urut 2 Jokowi-JK, sementara pemberitaan tentang pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Hatta cendrung berita yang positif, ujar Dody.

“Tabloid itu dibagikan kepada warga saat warga tengah melaksanakan tarwih, kami meminta Polisi dan Bawaslu segera bertindak, semestinya dibulan suci Ramadhan ini tidak diwarnai black campaign, agar tidak memancing situasi yang memang sudah panas,” jelas Dody.

Dody juga menegaskan bahwa, beredarnya tabloid Martabat tersebut tidak hanya di Samarinda dan Kutai Kartanegara, juga Kutai Timur dan Kota Balikpapan serta wilayah Provinsi Kaltim dan kalimantan Utara. Saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan seluruh DPC PDIP meminta agar ditemukan beredarnya tabloid Martabat, agar segera melaporkan kepada pihak kepilisian dan Bawaslu setempat, pungkas Dody. (bhc/gaj)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2