Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Partai Aceh
Diduga Turunkan Bendera PA, Si Brageh Babakbelur
Monday 14 Oct 2013 19:12:13
 

Brageh (47Th) korban kritis dihajar massa.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Abdurahman alias Si Brageh (47Th), mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), warga Gampong Matang Raya Timur, Kecamatan Baktia, Kabupaten Aceh Utara, kritis dihajar massa.

Menurut sumber di lapangan, pemukulan itu terjadi sekitar pukul 13:00 WIB, yang saat itu korban berada di rumahnya. Tiba-tiba datang puluhan anggota Komite Peralihan Aceh/ Partai Aceh (KPA/PA) mendatangi rumah mantan GAM ini bermaksud menanyakan tentang masalah penurunan bendera PA yang dikibarkan di Desa Matang Raya Timur, kuat dugaan penurunan dilakukan oleh Brageh.

Sesampainya di rumah korban, massa tersebut menggedor pintu meminta korban keluar. Brageh pun keluar, namun sambil mengacungkan sebilah golok dan mengayunkan ke arah massa. Puluhan massa KPA/PA pun langsung beringas mengeroyok dan memukuli Brageh menggunakan kayu dan batu.

"Akibat dari kejadian tersebut, luka bocor di bagian kepala korban dan memar di seluruh tubuh," ujar saksi yang enggan disebut namanya kepada pewarta BeritaHUKUM.com.

Kemudian, Brageh langsung melakukan perlawanan dengan cara mengayunkan parang, dan langsung membacok mobil anggota KPA/PA jenis Nissan Terrano dengan nopol BK 1277 SK, berikut dua unit sepeda motor milik anggota PA.

Tidak berselang lama, insiden pengeroyokan itu berhasil dibubarkan oleh Kepolisian resort Aceh Utara. Untuk saat ini korban sedang menjalani perawatan di Puskesmas setempat.

"Polisi tengah menyelidiki motif insiden pengeroyokan yang menimpa terhadap Brageh," kata Kapolres Aceh Utara AKBP Gatot Sudjono SIK, melalui Kapolsek Baktiya Zulfitri.(bhc/sul).



 
   Berita Terkait > Partai Aceh
 
  Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
  Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
  Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
  Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
  Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
ads1

  Berita Utama
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2