ACEH, Berita HUKUM - Dinas Kesehatan Aceh Timur menghadirkan Prof. DR. Mohammad Sudoso dari Kementerian Kesehatan RI Jakarta pada acara Sosialisi Advokasi dan Sosialisasi Program Eliminasi Filariasis (Penyakit Kaki Gajah).
Sosialisasi tersebut dalam Rangka Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) Filariasis 2013, Kamis (10/10) di Aula Dinkes Aceh Timur," Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur H Kamarullah SKM M.Kes dalam laporannya mengatakan, penderita penyakit filariasis mencapai 47 kasus yang tersebar dibeberapa kecamatan.
Harapan kita ke depan salah satu penyakit tertua di dunia ini tidak bertambah, Bahkan Kementerian Kesehatan RI menargetkan tahun 2020 penyakit tersebut tidak lagi terulang di Aceh Timur," sebut H Kamarullah.
Kegiatan sosialisasi tersebut digelar sehari penuh dengan peserta para camat dan kepala puskesmas serta jajaran Rumah Sakit (RS) yang ada di Aceh Timur seperti RSUD Idi, RS Rehab Medik dan RSU Graha Bunda.
Sementara Asisten II Setdakab Aceh Timur, Amiruddin NN dalam sambutan mengatakan, pihak Pemkab siap mengalokasikan dana tambahan untuk pengobatan massal 400.000 lebih penduduk di Aceh Timur. “Namun dalam hal ini Dinkes harus mengusulkan ke Pemkab untuk di anggarkan, namun untuk alokasi di APBK-P sudah tidak memungkinkan lagi, sebab APBK-P sudah final,” sebut Amiruddin.(bhc/kar) |