JAKARTA, Berita HUKUM - Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana merevitalisasi Terminal Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Revitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan dayang tampung angkutan hingga mencapai 30 persen.
Kepala UPT Dishub DKI Jakarta, Anton R Parura mengatakan kondisi Terminal Muara Angke saat ini sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan oleh karenanya perlu direvitalisasi dengan konsep pedestrian crossing.
"Konsep pedestrian crossing sangat cocok diterapkan di Terminal Muara Angke, sebab konsep itu cocok untuk terminal dengan lahan yang minim. Dengan konsep seperti itu maka persoalan lahan tidak menjadi kendala," ujar Anton, Jakarta, Jumat (3/10).
Mengusung konsep pedestrian crossing, nantinya semua bangunan terminal Muara Angke akan mempunyai dua lantai. Nantinya ruang tunggu penumpang, kios pedagang, dan kantor petugas terminal akan dibangun diatas emplasmen.
"Jika revitalisasi sudah selesai, rob yang sering terjadi di Muara Anke tidak menjadi masalah. Mengingat kami juga memikirkan keamanan penumpang, perusahaan otobus dan petugas, ditargetkan Revitalisasi ini selesai tahun ini," tutur Anton.
Diperkirakan, revitalisasi terminal Muara Angke ini akan menelan dana sebesar Rp 9 miliar.(bhc/hsn) |