Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Pilgub Jabar
Diterpa Isu Dua Istri, Aher: Saya Terima Dengan Lapang Dada
Saturday 16 Feb 2013 18:27:29
 

Ahmad Heryawan (Aher) Cagub Jawa Barat.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
BANDUNG, Berita HUKUM - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan tidak melayani munculnya selebaran berisi fitnah terhadap dirinya. Dalam selebaran tersebut, Aher, sapaan akrab Heryawan, disebut memiliki dua istri.

Aher yang masih menjabat Gubernur Jawa Barat itu juga tidak menanggapi isu tersebut. "Biarlah rakyat yang menilai. Apapun yang menilai saya (negatif), saya terima dengan lapang dada," ujar Aher, Sabtu (16/2).

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Aher-Deddy Mizwar, Imam Budi, juga menyatakan isu itu fitnah.

"Jika selebaran itu tidak disertai data dan fakta, jelas menjurus pada fitnah. Karena Pak Heryawan hanya memiliki satu istri, yakni Ibu Netty Prasetyani," tegas Imam Budi.

Sebelumnya, Jumat (14/2), dua selebaran beredar di Bandung, dan sekitarnya. Selebaran tersebut mengatasnamakan diri Komunitas Ikhwan Cinta Aher.(bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Pilgub Jabar
 
  Survei Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil Kalah Jauh Lawan Deddy Mizwar
  Gerindra Tidak Ada Titik Temu dengan Ridwan Kamil
  MK Tolak Gugatan Pilkada Rieke-Teten
  Saksi KPU dan Saksi AHER-Demiz Bantah Keterangan Saksi Pemohon
  Rieke Sambangi Buruh PT Matahari Cimahi
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2