JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Empat calon menteri dan satu calon kepala BIN memang sudah selesai menjalani tes pemeriksaan kesehatan. Namun, spekulasi terhadap seorang calon menteri, yakni Djan Faridz belum selesai. Kabarnya, ia batal menjadi menteri.
Hal ini menyusul ‘insiden’ hilangnya politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digadang-gadang untuk mengisi posisi Suharso Manoarfa sebagai Menteri Perumahan Rakyat, usai menjalani tes kesehatan. Tidak diketahui motifnya menghindari wartawan. Sikap inilah yang menimbulkan spekulasi tersebut.
Tidak ada kabar soal alasan kaburnya anggota Dewan Perwakilan daerah (DPD) itu, usai menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (18/10). Hal ini berbeda dengan para calon menteri dan calon kepala BIN tersebut. Mereka bersedia melayani wartawan dengan memberikan keterangan mengani tes medis yang dijalaninya tersebut.
Isu pun langsung merebak di kalangan awak media. Kabarnya, Djan Faridz batal jadi menteri. Kemungkinan bukan akibat gagal tes kesehatan, melainkan masalah lain yang tak berkaitan sama sekali dengan kesehatannya tersebut.
Sebelumnya, Djan Fardiz bersama beberapa calon menteri secara bergantian menyambangi RSPAD. Mereka antara lain, calon Menkumham Amir Syamsuddin, calon Menneg BUMN Dahlan Iskan, calon Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman, serta calon Meneg PAN dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah membantah dirinya akan menduduki kursi Menteri Pertanian (Mentan). Apalagi dirinya hingga kini belum dihubungi atau dipanggil untuk menghadap Presiden SBY.
Menurut dia, kabar penunjukan dirinya sebagai Mentan itu, sepertinya sengaja diembuskan media, karena wartawan yang menjagokan dirinya untuk menduduki posisi itu. "Tidak mungkin (saya jadi Mentan). Lihat saja, selama ini saya tidak dipanggil Pak SBY ke Istana atau Cikeas. Mungkin teman-teman media yang mencalonkan saya,” selorohnya sambil mengumbar tawa.(tnc/irw/rob)
|