JAKARTA, Berita HUKUM - Anggapan bahwa penanganan pandemik Covid-19 di Indonesia berjalan dengan baik adalah bualan semata.
Demikian disampaikan influencer milenial, dokter Tirta Mandira Hudi yang terkenal sebagai dokter yang berani menyampaikan kritik terkait keadaan Indonesia.
"Kalau ada yang bilang Indonesia bagus dari (dalam penanganan) covid, itu omong kosong. Emang jelek, kamu cek aja Reuters kan hujat kita (pemerintah)," ujar dokter Tirta Mandira Hudi saat menjadi narasumber di acara Milenial Talk yang diselenggarakan Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat (28/8).
Tudingan tersebut disampaikan bukan tanpa dasar. Dokter Tirta mengklaim, selama ini persentase tes Covid-19 di Indonesia baru mencapai 0,05 persen. Belum lagi banyaknya tenaga kesehatan yang juga turut terjangkit Covid-19.
"Terus kita sekarang masih edukasi masker, sementara di negara lain di Wuhan udah pool party, dan ekonomi kita di beberapa bagian kritis, sementara kita belum kelar-kelar," kritiknya.
Di sisi lain, ia juga menyayangkan rencana kebijakan pemerintah yang akan kembali membuka sejumlah tempat umum semata-mata demi pertumbuhan ekonomi.
"Kita alih-alih menggunakan dana untuk edukasi Covid, tapi sekarang bioskop dibuka, ya udah kita nakes (tenaga kesehatan) ikhlas, paling ujung-ujungnya semua akan mati. Tapi tergantung, kita melayani sepenuh hati apa enggak," sambungnya.
"Jadi kalau teman-teman berkata Indonesia aman-ama saja, kalian yang ingin aman-aman aja, faktanya enggak aman, kalian berpura-pura untuk aman karena nilainya ada dua sekarang, mati karena covid atau mati karena kelaparan," tandasnya.
Sementara, pantauan data saat berita ini diturunkan pada Update Infografis percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia per tanggal 29 Agustus 2020 Pukul 12.00 WIB. Indonesia kembali mencatatkan penambahan kasus harian tertinggi Covid-19 dalam sehari, berdasarkan data yang dibagikan Satgas Penanganan Covid-19 pada Sabtu (29/8). Dalam 24 jam terakhir, tercatat ada penambahan 3.308 pasien positif Covid-19.
Berdasarkan catatan data pemerintah, angka tersebut merupakan jumlah kasus baru rekor tertinggi dan selama 3 hari berturut turut mencatat meningkat dari 2.719 pasien positif naik menjadi 3.003 pasien positif yang selalu menjadi rekor penambahan tertinggi. Dengan penambahan tersebut, kini total ada 169.195 kasus Covid-19 di Tanah Air dari 34 provinsi.
Selain itu, data Satgas juga mencatat penambahan jumlah pasien yang sembuh hingga 29 Agustus 2020, yakni 1.902 orang. Maka, total pasien sembuh sampai saat ini menjadi 122.802 orang. Kemudian, kasus kematian bertambah 92 kasus sehingga pasien Covid-19 yang meninggal dunia yaitu 7.261 orang.(dbs/ja/RMOL/bh/sya) |