SAMARINDA, Berita HUKUM - Setelah dilakukan Tes DNA pada Laboratorium Dokkes Mabes Polri Jakarta, sehingga identifikasi dari terhadap 4 korban jenazah korban Pesawat Cessna Piper Navaju Type PA - 31 / 350 dinyatakan tuntas. keempat korban malam ini, sekitar pukul 21.00 Wita akan diterbangkan dari balikpapan menggunakan pesawat reguler menuju bandara cengkareng. yang selanjutkan akan diserahkan kepada pihak keluarga korban.
Hal tersebut disampaikan pihak manajemen PT. Intan Angkasa Chief, Pilot Kapten Widi Kurniawan di Kamar Jenazah RSU AW. Syahrani pada, Jumat (31/8). menurut Widi, "keempat jenazah tidak di terbangkan langsung dari Samarinda menuju ke bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. seperti yang di rencanakan sebelumnya karena kami tidak mendapatkan pesawat carteran khusus", ujar Widi.
"Sehingga keempat jenazah yang dimasukkan kedalam peti jenazah dari Samarinda, menggunakan jalan darat, serta menggunakan empat buah ambulan menuju bandara Sepinggan Balikpapan. Dari Balikpapan keempat jenazah diterbangkan ke Bandara cengkareng jakarta menggunakan Pesawat komersil Garuda GA - 523 pada, pukul 19.00 Wita dan rencana setelah tiba di Jakarta, langsung kami akan menyerahkan ke pada pihak keluarga korban. Diperkirakan sekitar pukul 20.00 Wib malam sudah tiba di cengkareng dan langsung diantar ke rumah duka masing - masing", terang Widi.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pesawat Carteran Milik PT. Intan Angkasa Piper Navaju Type PA - 31 / 350 yang di carter PT. Elliott Geogrhysies International (EGI) yang melakukan pemetaan udara di kawasan Bontang Area Kalimantan Timur, menabrak gunung hingga jatuh dan terbakar. sehingga menewaskan empat kru yang berada di dalamnya, yaitu: Capten Marshal Bashir (Pilot), Kapten Sus Suyanto SO Angkatan Udara Mabes Polri, Piter Jhon Elliott warga Australia sebagai Surveyor dari PT. EGI dan Jandri Jahrizal juga Surveyor dari PT. EGI.
Menurut Widi, "keempat jenazah setelah tiba di Jakarta, diserahkan langsung kepada pihak keluarganya sampai ke kediaman mereka masing - masing, untuk Kapten Sus Suyanto setelah tiba di Cengkareng, langsung di bawa ke Halim Perdana Kusuma untuk di semayamkan di sana. kemudian di bawa ke kediaman beliau di Jombang Jawa Timur, sedang Jandri Jahdrizal langsung di serahkan kepada pihak keluarganya di Jakarta, demikian juga dengan kapten Pilot Marshal Bashir. Untuk Peter Jhon Elliot warga negara Australia, setelah tiba di Jakarta, akan disemayamkan di Kedutaan Besar Australia sambil menunggu kelengkapan administrasi surat - surat untuk di berangkatkan ke Austalia", tambah Widi.
Kapten Widi Kurniawan juga menjelaskan bahwa, "semua biaya baik perjalanan Jenazah dan keluarganya sampai di kediaman semuanya di tanggung oleh PT. Intan Angkasa, jadi semua biaya jenazah sampai ke penguburan maupun perjalanan keluarganya semuanya di tanggung perusahan PT. Intan Angkasa. ini dari intan Angkara, namun dari PT. EGI kami belum tau", tegas Widi.
Mengenai perjalanan jenazah Piter Jhon Elliott ke negara asalnya di Australia, semuanya ditanggung oleh Asuransi, untuk diketahui bahwa santunan Asuransi dari PT. Intan Angkasa kepada Piloit sebesar $ 150 dan untuk penumpang sebesar $ 50, widi kembali menjelaskan bahwa, "ini dari PT. Intan Angkasa", Pungkasnya.(bhc/gaj) |