Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Imigrasi
Empati Paspor dalam Rangka Hari Dharma Karyadhika Ke-71
2016-10-20 14:37:48
 

Tampak ornamen khas betawi ondel-ondel menyambut pemohon di Kanim Jakut dan Kakanim Jakut, Amran Aris memberikan suvenir kepada salah seorang pemohon.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada hari Senin, tanggal 17 Oktober 2016 Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara melaksanakan pencanangan gerakan serentak empati layanan paspor dan penegakan hukum keimigrasian di seluruh Indonesia. Kegiatan pencanangan tersebut dalam rangka memperingati hari Dharma Karydhika Kementerian Hukum dan HAM yang ke-71.

Hal ini untuk menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal Imigrasi perihal Gerakan Serentak Empati Layanan Paspor dan Penegakan Hukum Keimigrasian di seluruh Indonesia.

Pada hari tersebut pegawai di Kantor Imigrasi terlihat berbeda dari hari biasa karena menggunakan baju adat Betawi. Pegawai menyambut pemohon paspor dan izin tinggal keimigrasian dengan memakai baju adat Betawi. Hal lainnya yang berbeda yaitu adanya ornamen ondel-ondel betawi yang menyambut pemohon di pintu masuk Kantor Imigrasi .

Pada hari empati paspor tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara Amran Aris berdialog dengan pemohon paspor dan memberikan suvenir kepada pemohon paspor. Dalam wawancara dengan media, Kepala Kantor menyampaikan bahwa, "saat ini sudah dilakukan beberapa inovasi di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara seperti pelayanan Early Morning Service, loket khusus bagi lansia, ibu hamil, dan balita serta pelayanan mobile paspor bagi orang sakit," ungkapnya, Senin (17/10).

Ditambahkan oleh Amran Aris bahwa, penegakan hukum keimigrasian telah dilakukan di Kantor Imigrasi sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya. Kepala Kantor menyatakan bahwa, "Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara dengan tegas menolak adanya pungutan liar sesuai dengan instruksi dari Menteri Hukum dan HAM dan Direktur Jenderal Imigrasi. Diharapkan ke depan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara dapat terus meningkatkan pelayanan sesuai dengan tema Dharma Karyadhika tahun 2016 "pelayanan dan penegakan hukum pasti nyata" pungkas Amran Aris,(rls/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Imigrasi
 
  Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
  Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
  Layanan Pembuatan e-Paspor Kini Tersebar di 102 Kantor Imigrasi
  Timpora Jakarta Utara Tingkatkan Deteksi Dini Keberadaan WNA
  Sistem Pengawasan Orang Asing oleh Dirjen Imigrasi Belum Maksimal
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2