Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Teroris
Enam Orang Terduga Teroris Digulung Densus
Saturday 22 Sep 2012 13:35:08
 

Ilustrasi Penangkapan jaringan Teroris (Foto: Ist)
 
SOLO, Berita HUKUM - Pagi ini Densus 88 menggrebek sebuah tempat di belakang pusat perbelanjaan Solo Square di Griyan Padjang Wawean, Solo.

Upaya tak kenal lelah Detasemen Khusus 88 / Mabes Polri menggulung jaringan pelaku teror terus dilakukan.

Pagi ini detasemen berlambang burung hantu itu menggrebek sebuah tempat di belakang pusat perbelanjaan Solo Square di Griyan Padjang Wawean, Solo.

"Mereka ini pelaku yang merakit bom. Ada beberapa orang yang sudah kita amankan. Mereka terkait dengan sel teroris Depok dan juga Poso", kata seorang penyidik Densus 88 / Mabes Polri yang meminta tak disebutkan namanya saat dihubungi, hari ini.

Sementara itu Kadiv Humas Polri Brigjen Suhardi Alius menambahkan jika jumlah terduga teroris yang telah berhasil ditangkap sementara ini berjumlah enam orang.

Seperti diberitakan, pelaku perakit Bom Depok yang tak sengaja meledak di Depok pada Sabtu (8/9) yang bernama Wahyu Ristanto ternyata berasal dari Karanganyar, Jawa Tengah.

Pengungkapan asal usul Wahyu dari Karanganyar membuat polisi semakin yakin jika bom rakitan yang meledak di kompleks Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara di Jalan Nusantara, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat itu terkait dengan serangkaian aksi teror di Solo belakangan ini.

Lokasi asal Wahyu sekitar 30 kilometer (km) dengan Bayu Setiono terduga kasus terorisme yang dibekuk di rumahnya di Dukuh Tempel, Keluruhan Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar pada Jumat (31/8).

Bayu ditangkap sesaat setelah Densus 88 / Antiteror menembak mati dua teroris lainnya, Farhan Mujahidin dan Mukshin Sanny Permadi, di Solo.

Seperti diketahui, jaringan Farhan Cs ini melakukan setidaknya tiga rangkaian kasus terorisme di Solo. Yaitu penembakan Pos Pam di Serengan pada Jumat 17 Agustus yang menyebabkan dua polisi terluka.

Juga penggranatan Pos Pam di Gladak pada Sabtu 18 Agustus, dan penembakan di pos polisi di Singosaren yang menyebabkan Bripka Dwi Data Subekti gugur pada Kamis 30 Agustus.

"Saya belum bisa ceritakan kaitan langsung atau tidak langsungnya apa itu poros Depok - Solo ini, tapi seperti yang saya katakan sebelumnya, sesaat setelah bom Depok meledak, mereka di Depok ini sepertinya cukup reaktif merespon ajakan teror para ihwan - ikhwan yang di Solo", kata penyidik Densus saat dihubungi saat itu.(brs/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Teroris
 
  Sesama Pendukung Jokowi Ribut! Noel Joman ke Denny Siregar: Kaulah yang Ingin Bangsa Ini Hancur
  JK Sayangkan Kepala BNPT Lempar Isu 198 Ponpes Terafiliasi Teroris Tanpa Bukti
  Pimpinan MPR: Kok Densus 88 Antiteror Tidak Kedengaran Melakukan Penangkapan di Papua?
  Kutuk Teror Rumah Ibadah di Makassar, HNW Desak RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama Segera Dibahas dan Disahkan
  Mabes Polri Diserang Terduga Teroris, Kapolri: Pelaku adalah Perempuan Inisial ZA dan Berideologi Radikal ISIS
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2