Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
PT Adhi Karya
Fadjroel Rachman Akhirnya Dapat Jatah Komisaris Utama Adhi Karya
Wednesday 23 Sep 2015 01:30:36
 

Fadjroel saat di Kantor KPK.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Salah satu relawan Jokowi pada Pilpres 2014 yakni Muhammad Fadjroel Rachman kini akhirnya dapat jatah dengan menduduki posisi Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Imam Santoso Ernawi.

Keputusan itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perusahaan konstruksi itu yang dilakukan pada Selasa (22/9) di kantor pusat perusahaan.

Selain itu, rapat itu juga menunjuk dua direksi baru yaitu Haris Gunawan dan Budi Saddewa Soediro yang menggantikan Giri Sudaryono dan Supardi.

Fadjroel Rachman dikenal sebagai aktivis anti korupsi yang aktif di dunia online, melalui media sosial twitter dan juga melalui salah satu media online yang ia miliki. Dari pantauan akun twitternya Fadjroel Rachman ‏@fadjroeL pada, Selasa (22/9) terkait pengangkatannya menuls, "Terimakasih atas dukungan #SahabatFADJROEL mohon doa agar saya bisa menunaikan amanah negara ini dengan baik. Aamiin " tulisnya.

Sementara, salah satu netizer Hunter '99 ‏@SangPemburu99 memberikan komentar, "Sekali lagi, selamat utk @fadjroeL atas pemberian JATAH dr JKW. Semoga mengobati "dahaga" selama ini #FadjroelMeroket"

Adhi Karya merupakan BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menggarap proyek kereta ringan (light rail transit/LRT) yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di sejumlah kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Berikut ini daftar anggota Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Adhi Karya setelah RUPS-LB:

Dewan Komisaris :
Muhammad Fadjroel Rachman (Komisaris Utama)
Bobby A.A. Nazief (Komisaris)
Wicipto Setiadi (Komisaris)
Rildo Ananda Anwar (Komisaris)
Muchlis Rantoni Luddin (Komisaris Independen)
Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)

Direksi :
Kiswodarmawan (Direktur Utama)
Haris Gunawan (Direktur)
BEP. Adji Satmoko (Direktur)
Djoko Prabowo (Direktur)
Budi Saddewa Soediro (Direktur)
Pundjung Setya Brata (Direktur).(yn/teropongsenayan/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2