Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Farhat Abbas
Farhat Mundur Sebagai Kuasa Hukum Dharnawati
Monday 07 Nov 2011 22:04:25
 

Farhat Abbas (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Farhat Abbas sebagai kuasa hukum Direksi PT Alam Jaya Papua (AJP) Dharnawati. Ia takkan lagi mendampingi tersangka kasus dugaan suap program pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi (PPIDT) tersebut.

Namun, suami artis era 80-an Nia Daniati itu, enggan menjelaskan alasannya mundur sebagai pengacara tersangka penyuap dua pejabat Kementerian Tenaga Kerja dam Transmigrasi (Kemenakertrans) tersebut. "Benar, saya sudah tidak lagi menjadi kuasa hukum dia (Dharnawati,” kata Farhat kepada wartawan, Senin (7/11).

Dalam kasus ini, tersangka Dharnawati ditangkap tim penyidik KPK, karena diduga melakukan suap terhadap Sesdirjen Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans, I Nyoman Suisnaya dan Kabag Program Evaluasi Ditjen P4T Kemenakertrans Dadong Irbarelawan pada 25 Agustus silam.

Ketiganya ditangkap bersama uang Rp 1,5 miliar yang disimpan dalam kardus durian. Mereka diduga hendak menyuap Menakertrans Muhaimin Iskandar untuk memuluskan PT AJP untuk dilibatkan dalam proyek bidang transmigrasi (PPIDT) Kemenakertrans di daerah Papua Barat tersebut. (tnc/spr)



 
   Berita Terkait > Farhat Abbas
 
  Farhat Abbas Menang Gugatan Harta Gono Gini Rumah Rp 20 M, Ini Penampakannya
  Norman Kamaru Anggap Cuitan di Medsos Farhat Abbas Promosi Gratis
  Farhat Abbas Serahkan Diri ke Polda Metro Jaya
  Farhat Gugat Gono-Gini, Mantan Balas Permasalahkan 11 Apartemen
  Farhat Abbas Dilaporkan ke Polisi Tuduhan Pemerkosaan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2