Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Ferrari
Ferrari Percaya dengan Hybrid, Bukan Mobil Listrik
Thursday 22 Aug 2013 16:13:28
 

Mobil LaFerrari.(Foto: Ist)
 
ITALIA, Berita HUKUM - Chairman Ferrari Luca di Montezemolo mengungkap rencana untuk menawarkan lebih banyak mobil hybrid menyusul kesuksesan dari mobil spesial LaFerrari.

Sang chairman pabrikan supercar eksotis Italia itu turut menyatakan rasa skeptisnya terhadap pengembangan mobil listrik yang tengah dikampanyekan di seluruh dunia.

"Saya tidak percaya pada mobil listrik tetapi saya sangat percaya pada hybrid," ujarnya seperti dilansir bloomberg.com.

Ia kemudian mengonfirmasi rencana menghadirkan lebih banyak model hybrid dan bersikeras Ferrari akan tetap memberikan apa yang pelanggan inginkan, dalam hal ini apa yang ia maksud tentunya adalah tenaga yang besar.

Prinsip mobil hybrid dan memiliki tenaga besar itu sukses diterapkan perusahaan dengan LaFerrari yang menggunakan mesin V12 6.300cc dan dukungan motor listrik yang memberikan kontribusi tenaga tambahan sebesar 163 tenaga kuda dengan total tenaga keseluruhan mencapai 963 tenaga kuda.(ikh/bbg/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Ferrari
 
  Ferrari Siap Luncurkan Model Tercepatnya New Ferrari 812 Superfast
  Ferrari Percaya dengan Hybrid, Bukan Mobil Listrik
  Mobil Hybrid Super Kencang LaFerrari Diserbu Pembeli
  Blogger Debat Terkait Kecelakaan Ferrari
  Tabrakan Termahal di Dunia
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas

Pengadilan Negeri Medan tidak mempertimbangkan hubungan antara objek sengketa Kementerian LH dan dampak kerusakan dalam Gugatan Intervensi WALHI

Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2