Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    

Fraksi Demokrat DPR Segera Dirombak Besar-besaran
Saturday 25 Feb 2012 02:52:08
 

Sutan Bhatoegana (Foto: dpr.go.id)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Meski sebelumnya telah melakukan perombakan, Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR berencana kembali melakukannya. Bahkan, hal itu dapat dikatakan sebagai perombakan besar-besaran. Perombakan ini meliputi hampir di jajaran pimpinan fraksi dan komisi-komisi.

Perombakan ini dilakukan untuk penyegaran, setelah mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dianggap menjelekkan nama partai. Langkah ini juga diambil, agar partai tersebut lebih solid dan bangkit dari keterpurukan.

"Kenapa perlu perombakan? Agar kita solid ke dalam dan mampu bangkit ke luar, jangan ke dalam sulit ke luar sulit. Kebangkitan bersama seperti 2004 lalu seakan redup oleh Nazaruddin. Demokrat perlu kebangkitan kedua untuk sepuluh tahun ke depan,," kata Wakil Ketua FPD DPR Sutan Bhatoegana kepada wartawan di geudng DPR, Jakarta, Jumat (24/2).

Ketika disinggung perombakan itu juga akan mengganti Ketua FPD DPR Jafar Hafsah, dia hanya menjawab diplomatis bahwa semua kemungkinan bisa saja terjadi. "Pokoknya menyangkut semua (pimpinan fraksi dan komisi-komisi di DPR). Kami cari the right man on the right place in the right time," tegas dia.

Berdasarkan kabar yang beredar di kalangan wartawan, nama Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan Wasekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan akan menggantikan Jafar Hafsah sebagai Ketua FPD DPR. Sejumlah pimpinan komisi yang dipegang kader Demokrat juga akan ikut diganti.

Namun, Sutan malah membantahnya. "Itu tidak ada. (Kabar nama pengganti ketua fraksi) yang beredar itu tidak ada. Nama yang muncul nanti pasti mengagetkan. Lebih bagus kami tenang saja. Pokoknya semua (kader Partai Demokrat) punya hak menjadi ketua fraksi di DPR," tandasnya.(dbs/rob)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2