Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Google
Google Memperkenalkan Logo Baru 'Yang Lebih Bersahabat'
Wednesday 02 Sep 2015 13:04:36
 

Logo baru Google.(Foto: Istimewa)
 
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Google mengumumkan logo baru dengan penampilan huruf yang lebih halus dibandingkan logo sebelumnya. Google juga telah berubah banyak selama 17 tahun terakhir.

Raksasa pencarian di internet ini mengatakan perubahan logo diperlukan karena dewasa ini makin banyak orang yang menggunakan layanan Google di berbagai perangkat bergerak.

Google menjelaskan logo baru ini -dengan aneka variasinya- akan terlihat lebih baik di berbagai ukuran piranti komunikasi mobile.

"Logo yang baru ini lebih sederhana, tak rumit, warna-warni, dan lebih bersahabat," kata Google di blog resmi mereka, hari Selasa (1/9).

Keputusan Google memperbarui logo mereka dipuji analis teknologi Mark Sinclair, yang berkomentar sebelum ini Google selalu enggan untuk mengadopsi logo baru.

"Google telah berubah dan mengambil keputusan cerdas," ujarnya.

Perubahan logo diumumkan ketika Google bersama sejumlah divisi lain sekarang berada di bawah payung perusahaan induk yang diberi nama Alphabet.

Ini tidak hanya memberitahu Anda bahwa Anda menggunakan Google, tetapi juga menunjukkan kepada Anda bagaimana Google bekerja untuk Anda. Misalnya, unsur-unsur baru seperti warna-warni bantuan Google mic Anda mengidentifikasi dan berinteraksi dengan Google apakah Anda sedang berbicara, menekan atau mengetik. Sementara itu, kami menawar kata perpisahan dengan sedikit biru "g" icon dan menggantinya dengan empat warna "G" yang cocok logo.

Logo baru dan keluarga identitas yang mencerminkan kenyataan ini dan menunjukkan Anda ketika keajaiban Google bekerja untuk Anda, bahkan pada layar terkecil.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Google
 
  10 Cara Mengatasi Penyimpanan Gmail Penuh dengan Mudah dan Praktis
  Google Didenda 2,5 Triliun Rupiah Atas Dugaan Monopoli Pasar di Korea Selatan
  Pembaharuan Fungsi Google Maps Live View untuk Pengemudi
  Google Meet Hadir di Gmail, Ini Manfaatnya
  Google Sarankan Jangan Gunakan Browser Microsoft Edge
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2