ACEH, Berita HUKUM - Gubernur Aceh Dr. Zaini Abdullah pada, Sabtu (14/6) membuka secara resmi Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XII di lapangan pusat pemerintahan di Titi Baro kecamatan Idi Rayeuk, kabupaten Aceh Timur yang berlangsung pada 14-21 Juni 2014, ikut hadir pada acara tersebut sejumlah kepala pemerintahan dari 23 Kabupaten/kota dalam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Pesta olah raga rakyat empat tahunan sekali tersebut menelan biaya hampir mencapai Rp 50 milyar, dalam masa persiapan selama 6 bulan, akan memperebutkan 24 cabang olah raga dengan jumlah atletnya 3.069 peserta. Dalam sambutannya Dato Zaini sangat mengapresiasi pemerintah dan masyarakat Aceh Timur.
“kita sangat bangga terhadap pemerintah Aceh Timur yang masa waktu 6 bulan mampu mempersiapkan prasarana PORA XII ini, dengan tanpa hambatan apapun,” ujarnya.
Dia menyebutkan setelah di tetap sebagai tuan rumah penyelenggara, kita berikan waktu 3 bulan untuk masa persiapan, ternyata Aceh Timur mampu, dan hari ini telah kita buktikan PORA XII berjalan lancar.
Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib dalam sambutannya menyebutkan, pada awalnya sempat muncul isu-isu miring, bahkan ada yang menyebutkan PORA ke XII akan gagal, dengan tudingan PORA pura-pura (main-main) mana mungkin dalam masa 6 bulan Aceh Timur mampu mempersiapkan fasilitasnya.
“Berkat dukungan dari segenap warga Aceh Timur, kami terus bersemangat mempersiapkan prasarana, dan hari ini telah kita buktikan, bahwa Aceh Timur mampu menjadi tuan rumah penyelenggara, walaupun ada kekurangan, namun acara pembukaan PORA XII sukses, kita telah buktikan, bahwa kita mampu,” sebut Hasballah.(bhc/kar)
|