Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    

Gugatan HTC Terhadap Apple Kandas
Tuesday 20 Dec 2011 22:02:49
 

Ilustrasi (Foto: Gsmdome.com)
 
NEW YORK (BeritaHUKUM.com) – Perusahaan Taiwan HTC kalah dalam gugatan hak paten dengan Apple di Amerika Serikat (AS). Komisi Perdagangan Internasional (ITC) menyatakan bahwa HTC menyalahi salah satu hak paten perusahaan teknologi raksasa Amerika itu.

Seorang hakim hak paten pada komisi itu menetapkan Juli lalu bahwa HTC melanggar dua hak paten Apple dalam pembuatan telepon pintar Android. ITC juga akan meninjau ulang kasus paten yang diajukan HTC terhadap Apple.

Telepon HTC yang dinilai melanggar hak paten itu akan dilarang dari penjualan di AS mulai 19 April 2012. ITC adalah badan yang memiliki kewenangan untuk menghentikan impor produk ke AS yang dianggap melanggar hak paten.

Sedangkan HTC, seperti dilansir BBC, Selasa (20/12), menyatakan bahwa keputusan ITC itu, justru merupakan kemenangan bagi perusahaan Taiwan tersebut.

Apple pada mulanya menuduh HTC melanggar 10 hak paten, namun enam di antaranya dicabut dari kasus itu. Apple juga terlibat dalam sejumlah sengketa paten dengan banyak negara, dan yang paling banyak disorot adalah dengan Samsung.(sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2