Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Award
Gus Ut Ingin Santripreneur Award Lahirkan Para Pengusaha
Monday 04 Jan 2016 21:59:36
 

Tampak suasana acara Santripreneur Award.(Foto: BH/coy)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Menjadikan para Santri yang mandiri dan mampu membuka lapangan kerja bagi para Santri lainnya serta orang lain menjadi cita-cita KH Ahmad Sugeng Utomo atau yang biasa disapa Gus Ut, pengasuh Pondok Pesantren Nahladul Ulama (NU) kader bangsa Darul Ulum Wal Hikam (DAWAM) Yogyakarta.

"Kita (Indonesia) masih kalah dengan Singapura, mari bersama kita bantu, kita dukung dan bimbing para santri di negara ini untuk menjadi pengusaha," ujar Gus Ut kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/1).

Gus Ut yang mengasuh 45 orang Santriwan dan Santriwati tanpa bayaran ini mengungkapkan perlunya memotivasi lagi seluruh kalangan umat Islam juga para pengasuh pondok pesantren, untuk bisa mandiri dengan potensi yang dimiliki.

"Santri itu tidak sekedar NU, santri itu semuanya. Kita lihat Aa Gym yang juga sukses dan mandiri bersama para santrinya mengelola dan mengembangkan berbagai usaha," tuturnya.

Gus Ut diketahui adalah sosok di balik munculnya gagasan Santripreneur Award yang terinspirasi dari peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2015 lalu. Bersama Bank Syariah Mandiri (BSM), Gus Ut bersama tim mendorong kaum santri untuk menyelamatkan Indonesia dari cengkraman kapitalisme.

Pelopor Gerakan Beli Indonesia, Heppy Trenggono ikut serta mendukung Santripreneur Award dari BSM untuk memajukan perekonomian Islam bersama sistem perbankan syariah dan gerakan nasionalisme berdikari.

Seperti diketahui sebelumnya, kegiatan Santripreneur Award ini telah sukses dilaksanakan di Hotel Borobudur, dimana sebelumnya dari 1.000 lebih jumlah peserta dari seluruh Indonesia diseleksi menjadi 30, kemudian menjadi 18 finalis yang masing-masing kategori mendapatkan hadiah Rp5 juta.

Untuk tiga santri pengusaha terbaik berhak membawa pulang hadiah masing-masing Rp 50 juta sebagai modal tambahan usaha dari BSM.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Agus Dwi Handaya mengatakan kegiatan ini masih akan dilaksanakan pada tahun-tahun yang akan datang demi mendukung dunia usaha santri dan ekonomi berbasis kerakyatan.

"Kerjasama-kerjasama kita baik itu dengan pesantren terus akan kami jalankan, dan dari award ini kita dapat 3 pemenang utama. Ini kita integrasikan dengan bank mandiri agar cakupan lebih luas," ujar Agus, usai acara di Hotel Borobudur, Kamis (31/12).(bh/coy)



 
   Berita Terkait > Award
 
  Semua Medali di Olimpiade Tokyo Hasil Daur Ulang Ponsel dan Laptop Tua
  Kajari Gunung Mas Juara Umum Kinerja Terbaik Se Kalteng
  Ibu Negara Raden Ayu Siti Hartinah Soeharto, Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
  Delegasi Indonesia Berprestasi di Asean Skills Competition Dapat Penghargaan Menaker
  Sejumlah Kepala Daerah Raih K3 Award dari Kemnaker
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2