JAKARTA, Berita HUKUM - Ratusan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), kembali mendatangi Kementerian Koordinator Kesejahteraan Negara (Menkokesra) di Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat, Kamis (5/9).
.
Dalam aksinya kali ini pendemo membentangkan spanduk besar penolakan terhadap ajang Miss World 2013 di Indonesia, serta kembali mengibarkan bendera hitam panji-panji kebesaran Islam.
Dalam yel-yelnya," Ya Lillah, Ya Lillah, dan ikuti masa dengan menyebut, "Indonesia milik Allah,". ujar pendemo Kamis (5/9).
Salah seorang orator mengatakan bahwa, ajang Miss World hanya kontes pencarian kecantikan fisik semata, demi mendongkrak pendapatan industri fashion. Dengan membiarkan penyelengaran di negeri muslim terbesar di dunia, sama saja dengan melangengkan tindak eksplotasi komersialisasi tubuh perempuan," ujar orator.
Dalam aksi penolakan; dengan tegas pendemo mengatakan tolak ajang miss world, karna hanya akan merendahkan harkat dan martabat manusia.
Mendesak, Pemerintah mencabut izin penyelengaraanya di Indonesia, dan segera mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan eksploitasi terhadap kaum perempuan.
Aksi demo berlangsung damai, namun dengan pengawalan ekstra ketat dari petugas keamanan Polda, dan jajaran dibawahnya. Aksi (HTI) serempak dengan aksi demo buruh, minta kenaikan upah 50% di depan Istana Negara.
Akibatnya, arus lalu lintas terhambat dan jalur Transjakarta di tutup serta dialihkan yang menuju arah Harmoni dan Kota.
Selepas melakukan aksi di depan Kemenkokesra, selanjutnya para pendemo melakukan aksi di depan Gedung MNCTV jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat (bhc/put) |